BEM FEB: Tablig Akbar "Jadikan Ramadhan sebagai Momen Hijrahmu"

Dikirim oleh ridlo pada Kam, 05/31/2018 - 08:30
tablig-bem-feb

Dewasa ini banyak sekali komunitas pemuda yang berlomba-lomba mensyiarkan gerakan pemuda hijrah. Terlebih pada bulan ramadha, bulan yang penuh berkah. Bulan dimana pintu surga dibuka lebar-lebar dan pintu neraka ditutup rapat-rapat. 

Sama halnya yang dilakukan oleh Badan Esekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) UMS. Pada ramadhan ini mengadakan tablig akbar yang bertema “Jadikan ramadhan sebagai momen hijrahmu.” Acara ini dilaksanakan di Hall FEB serta dihadiri mahasiswa FEB dan umum, (24/05/2018).

Acara ini menghadirkan ustaz Burhan Sodiq sebagai pembicara. Dalam materi yang disampaikan ia menjelaskan bahwa hijrah adalah proses seseorang keluar dari cahaya kegelapan menuju cahaya terang penuh petunjuk. “Hijrah itu adalah mengeluarkan manusia dari gelapnya kesesatan menuju cahayanya Allah swt,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut beliau mengatakan, apabila kita ingin memantabkan diri untuk berhijrah harus didasari niat karena Allah swt bukan niat karena seseorang ataupun mengikuti tren. “Hijrah itu niat karena meminta pintu taubat dari Allah swt,” ujarnya.

Selain itu, saat kita memutuskan untuk hijrah akan ada sesuatu yang berubah terutama keluarga dan lingkungan. Kita harus siap akan hal itu. Dalam memulai untuk berhijrah, ramadhan merupakan momen yang sangat tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

Dalam hidup kita harus memiliki tujuan yang jelas. Begitu juga dalam berhijrah agar tetap istiqomah harus punya tujuan yang jelas. Niatkan karena Allah swt bukan karena manusia. “Hidup itu harus punya tujuan yang jelas," tambahnya.

Ditemui usai acara, Fauzan Arif Siraj selaku ketua paniti. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri agar kita dapat mendekatkan diri kepada Allah swt. “Biasanya yang jarang ke masjid, dibulan ramadhan ini biar mau ke masjid, yang biasanya jarang ngaji harus rajin ngaji,” ungkapnya.

Harapannya tidak hanya di bulan ramadhan saja kita rajin ke masjid dan mengaji, tetapi di bulan-bulan selanjutnya harus terus meningkatkan kualitas diri dan istiqomah dalam hijrah. “Harapannya istiqomah dalam hijrah,” jelasnya. (Riyanti)