Berikan Bekal kepada Pengurus UKM dan Ormawa, Kemahasiswaan UMS Gelar ToT dan Baitul Arqam

Dikirim oleh ridlo pada Sel, 02/27/2018 - 10:27
tot-ukm

Setelah dilantiknya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kemahasiswaan UMS langsung mengadakan kegiatan Training of Trainer (ToT) dan Baitul Arqam bagi mereka. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan di setiap UKM maupun Ormawa baik tingkat universitas maupun di tingkat fakultas.

Kegiatan yang diselenggarakan di Asrama Haji Donohudan ini berlangsung selama 2 hari 1 malam, Jumat-Sabtu (23-24/02/2018). Adapun rangkaian kegiatannya sendiri pada Jumat hingga Sabtu pagi difokuskan pada kegiatan Baitul Arqam, dimana para peserta diberikan bekal mengenai materi Kemuhammadiyahan. Setelah Baitul Arqam selesai baru masuklah pada kegiatan ToT hingga ditutup pada pukul 16.00.

Ahmad Kholid Al-Ghofari, MT selaku Kepala Bagian Penalaran Kreatifitas dan Soft skill Kemahasiswaan UMS menyampaikan bahwa ToT sendiri diselenggarakan sebagai cara untuk memberikan arah kepada para pengurus yang baru agar sejalan dengan visi Kemahasiswaan itu sendiri.

“ToT nya sendiri adalah event yang diselenggarakan oleh Kemahasiswaan untuk memberikan arah pengembangan mahasiswa itu seperti apa, sehingga visi Kemahasiswaan bisa masuk ke adik-adik pengurus Ormawa atau UKM yang baru,” ungkapnya ketika ditemui dalam acara tersebut.

Untuk Baitul Arqam-nya sendiri, sudah dilaksanakan selama 3 tahun ini. Baitul Arqam tersebut diadopsi dari Baitul Arqam yang diikuti oleh Dosen dan Tenaga Pendidik. Namun perbedaannya pada Baitul Arqam yang diikuti oleh mahasiswa ini dipadatkan selama 1 hari 1 malam saja, sedangkan yang diikuti oleh Dosen dan Tenaga Pendidik berlangsung selama 3 hari 2 malam.

Dra. Mahasri Shobahia selaku Kepala Bagian Kaderisasi dan Dakwah Kemahasiswaan UMS mengungkapkan bahwa sebelumnya kegiatan semacam ini hanya seperti pembekalan biasa namun bermalam. Akan tetapi pada tahun ini, Baitul Arqam-nya sendiri didesain seperti yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah.

“Kalau yang 2 tahun lalu itu kegiatan Baitul Arqam dan ToT yang diselenggarakan oleh Kemahasiswaan itu seperti pembekalan pada umumnya, cuma menginap. Kemudian kalau yang kali ini kami desain seperti Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Persyarikatan Muhammadiyah meskipun waktunya itu pendek, ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun sinergi antar UKM maupun Ormawa sehingga 1 tahun kedepan aktifitas mereka memiliki landasan yang kuat dari sisi adat, ibadah, dan akhlak. Sehingga ketika mereka berkiprah nantinya ada nilai-nilai keislaman yang menjadi acuan di setiap kegiatan yang mereka lakukan. (Khairul)