Ceremony, Pelepasan Mahasiswa UMS ke Mongolia

Dikirim oleh ridlo pada Rab, 09/12/2018 - 08:36
ekspedisi-malimpa

Kali ini berita membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Muslim Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Surakarta (Malimpa UMS). UKM yang bergerak dibidang kegiatan alam bebas ini berhasil memberangkatkan dua perwakilan anggotanya pada Senin (10/9) untuk melakukan Ekspedisi Internasional yang pertama kali, setelah sebelumnya Malimpa UMS banyak melakukan ekspedisi alam bebas di dalam Negeri.

Malimpa UMS International Expedition (MUIE) nama yang digadang dalam kegiatan spektakuler tersebut. Rencananya, kedua atlit Malimpa ini akan melakukan pendakian gunung es puncak tertinggi di Mongolia yakni Khuiten Mountain 4374 mdpl. Ekspedisi yang mengangkat tema Pioneer of young Explorers from Indonesia akan dilaksanakan mulai dari tanggal 11-27 September 2018. 

Dua anggota Malimpa yang didelegasikan mengikuti ekspedisi internasional ini adalah Ajeng Nutri Hidayati, yakni mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS angkatan tahun 2014, dan Iqbal Nuri Anam mahasiswa Teknik Sipil angkatan tahun 2015. Keduanya akan bertolak ke Jakarta pada hari Selasa (11/9) dilanjutkan ke Beijing China melalui jalur udara. "Berangkatnya besok selasa, dari Solo ke Jakarta, di lanjut ke Beijing, baru nanti ke basecamp" jelas Ajeng salah satu Atlit Malimpa saat melakukan Jumpa Pers.

Alasan Malimpa UMS memilih Mongolia sebagai tempat tujuan ekspedisinya, karena jarang para penggiat alam tertarik mengunjungi tempat tersebut, padahal beberapa ratus tahun silam, Mongolia pernah menjadi sorotan dunia dengan tokoh besarnya Genhis Khan yang bisa menaklukan hampir sepertiga negara di dunia ini. Selain itu, hal menarik lainnya adalah Tim Malimpa UMS ini adalah tim pertama dari Indonesia yang akan menjelajahi puncak tertinggi Mongolia, tentu ini menjadi kebanggan sendiri bagi UKM Malimpa UMS. 

Ada beberapa tujuan dari kegiatan MUIE ini antara lain: 1) Meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Mongolia; 2) Memperingati hari sumpah pemuda tanggal 28 Oktober; 3) Kado Spesial untuk memperingati hari jadi UMS ke-60; 4) Melakukan penelitian sosial dan kebudayaan Islam di suku tradisional Kazakh Nomads; 5) Mengibarkan bendera Merah Putih dan Bendera UMS di puncak tertinggi Mongolia; 6) Study banding dengan Institute Of Finance and Economics, National Mongolia; 7) Memperkenalkan berbagai potenai seni, budaya serta pariwisata Indonesia kepada dunia Internasional; 8) Sebagai sarana untuk melakukan pertukaran kebudayaan dan pelajar antara Indonesia dengan Mongolia.

Sebelum Atlit Malimpa UMS bertandang ke Mongolia, pada hari Senin (10/9) prosesi pelepasan diselenggarakan di Ruang seminar gedung pasca sarjana lantai 5 UMS. Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Rektor 3 bidang kemahasiswaan, Alumni dan pengkaderan yakni Bapak Taufik Kasturi, M.Si, Ph.d. Wakil Rektor 3 berpesan kepada atlit dan semua tamu undangan supaya tidak pernah meninggalkan ibadah sholat lima waktu.

"kepada Iqbal dan Ajeng, disana nanti jangan oernah sekalipun meninggalkan Sholat, begitu juga semuanya. Kalian adalah duta dari UMS" tegasnya.

Semua berharap semoga ekspedisi yang dilakukan mahasiswa UMS tersebut lancar dan atlit bisa kembali ke tamah air dengan selamat. (Risqi)