Harumkan Indonesia, Mahasiswi UMS Sabet Juara 2 di Ajang 18th World Pencak Silat Championship 2018

Dikirim oleh ridlo pada Jum, 12/21/2018 - 08:32
por-juara2pencaksilat-singapura

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di kancah internasional. Prestasi ini diraih oleh Dela Kusumawati dari Program Studi Pendidikan Olahraga dalam kompetisi '18th World Pencak Silat Championship 2018'. Kompetisi yang diikutinya itu digelar di Hall 1 OCBC Arena Singapore, Kamis–Sabtu (13-16/12/2018).

Dalam kompetisi yang diikuti oleh 32 negara dari benua Asia, Amerika, Eropa, dan Australia, Dela berhasil menyabet juara 2. Diketahui, hingga akhir Desember nanti Dela baru akan kembali ke kampus UMS sebab dia masih masuk dalam SK Kemenpora sebagai Timnas Pencak Silat.

Dela menceritakan sebelum dirinya mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional ini, dia dipanggil untuk mengikuti seleksi. Kemudian setelah lolos seleksi dia langsung mengikuti training center di Jakarta Timur.

“Tanggal 27 Oktober itu ada panggilan dari PB IPSI untuk seleksi mengikuti kejuaraan dunia di Singapura. Lalu alhamdulillah lolos dilanjutkan training center di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Jakarta Timur sampai dengan tanggal 11 Desember,” katanya saat dihubungi via seluler.

Dari seluruh calon perwakilan Indonesia yang mengikuti seleksi ini, dipilih 30 atlit dengan 5 pelatih yang mewakili Indonesia. Dela sendiri mengikuti tanding nomor kelas c putri dengan berat badan 55-60 kg.

Dela mengungkapkan bahwa selama di training center, porsi latihan telah ditentukan oleh pelatih. Dalam sehari, dia melakukan latihan 2 hingga 3 kali.

“Persiapannya yaitu disini program sudah ditentukan oleh pelatih. Jadi kami 1 minggu latihan sampai 6 hari. Sehari itu bisa 2 kali latihan, ditambah latihan sendiri bisa sampai total 3 kali sehari,” ungkapnya.

Diceritakan pula saat pertandingan final Dela berhadapan dengan Vietnam. Perebutan poin dalam final tersebut, pada babak awal dia sempat unggul, namun pada babak kedua lawan berhasil menjatuhkannya. Akibat hal itu lawan dari Vietnam berhasil mengejar poin Dela. Kemudian di babak ketiga pada akhirnya dapat dimenangkan oleh Vietnam.

Dela sempat memberikan pesan kepada para mahasiswa UMS yang ingin berprestasi, khususnya di bidang olahraga pencak silat. Bagi mahasiswa yang ingin tetap berprestasi maka mereka harus pandai dalam membagi waktu antara kuliah dan latihan.

“Jika sangat ingin berprestasi di bidang olahraga jangan jadikan kuliah sebagai alasan untuk meninggalkan latihan dan jangan jadikan latihan sebagai alasan meninggalkan kuliah. Jadi harus pandai-pandai membagi waktu,” pesannya. (Khairul)