KMP UMS Gelar Mentoring Cup, Bakar Semangat Kaderisasi

Dikirim oleh ridlo pada Sen, 04/09/2018 - 14:40
mentoring-cup-2018

Pengkaderan dalam sebuah organisasi sangat penting untuk dilakukan dalam rangka meneruskan kehidupan dari organisasi itu sendiri. Banyak cara untuk melakukan pengkaderan tersebut, salah satunya melalui sebuah kompetisi Mentoring Cup yang diadakan oleh Koordinator Mentoring Pusat Universitas Muhammadiyah Surakarta (KMP UMS).

Fahrurrazy selaku ketua KMP UMS mengungkapkan bahwa latar belakang dari Mentoring Cup ini yang utama sebagai media pengkaderan dari pengurus mentoring, baik di tingkat fakultas maupun universitas.

“Yang utama itu pengkaderan, baik dari fakultas maupun KMP. Dari temen-temen yang ikut peserta itu nanti kita ajak mereka untuk bergabung menjadi pengurus mentoring,” ungkapnya ketika ditemui.

Mentoring Cup sendiri terdiri dari bermacam-macam lomba. Tidak hanya lomba mengenai keislaman saja, namun juga terdapat lomba diluar itu. Beberapa lomba yang diadakan dalam Mentoring Cup antara lain futsal, video dakwah, tahfidz, adzan, murrotal, dai daiyah, kaligrafi, memasak, hingga karaoke islami.

Fahrurrazy menambahkan bahwa adanya lomba diluar lomba keislaman tersebut adalah untuk menarik minat adik mentori agar tertarik mengikuti lomba. Bahkan rencananya untuk Mentoring Cup tahun depan direncakan akan diadakan pula lomba memanah.

“Kenapa harus ada olah raga karena untuk menarik minat mereka, kita harus menyesuaikan mereka juga. Nha kalau sekarang itu kan yang lagi seru futsal. Insyaallah tahun depan akan kita usulkan lomba memanah,” tambahnya.

Mentoring Cup telah dilaksanakan sejak Senin – Minggu (02-08/04/2018). Hasil perolehan juara umum Mentoring Cup yang telah diadakan selama 3 tahun terakhir ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun 2017 yang lalu juara umum disabet oleh Mentoring Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, tahun ini juara umum tersebut diraih oleh Mentoring Fakultas Agama Islam (FAI) UMS.

Berkaitan dengan Mentoring Cup ini Abu Bakri Royani, S.Ag selaku Pembina Mentoring UMS turut menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini terdapat perbedaan, khususnya dalam lomba karaoke islami yang pada tahun sebelumnya tidak ada. Bahkan setelah diadakannya lomba ini, dia mengajukan ke universitas agar nantinya di Bulan Ramadhan juga diadakan kegiatan karaoke islami ketika menunggu waktu berbuka.

“Nha baru kali ini kita adakan lomba karaoke. Karaoke yang islami. Saya juga sudah sodorkan program, mudah-mudahan bisa disetujui, yaitu bulan Ramadhan minimal 2 kali kita adakan ngabuburit, nanti jam 4 kita persiapan karaoke, karena masa saya dengan masa sekarang kan berbeda. Kemudian sampai jam 5, lalu jam 5.20 kultum,” ungkapnya ketika diwawancarai usai penutupan Mentoring Cup.

Selain itu dia juga menambahkan bahwa dengan adanya Mentoring Cup seperti ini, UMS juga dapat menyaring bibit-bibit unggul dalam hal keislaman. “Dengan kompetisi seperti ini kita mengetahui potensi seseorang, karena kemarin kita buktikan, 2 tahun yang lalu kita bisa menemukan temen-temen yang hafidz qur’an dan tilawahnya bagus. Kemudian punya potensi, akhirnya kita juara 2 Nasional PTM,” tambahnya. (Khairul)