Lestarikan Cagar Budaya Solo, LPM Balans Gelar Kompetisi Fotografi

Dikirim oleh ridlo pada Sen, 12/18/2017 - 10:04
kompetisi-foto-lpm-balan

Banyak hal yang dapat dilakukan mahasiswa untuk berperan serta dalam rangka pelestarian cagar budaya di Indonesia. Salah satunya dapat melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Balans Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dalam rangka pelestarian cagar budaya tersebut, mereka menggelar sebuah kompetisi fotografi dengan mengambil tema “Pesona Cagar Budaya se-Solo Raya”.

Kompetisi ini diikuti oleh sekitar 35 peserta dengan jumlah foto yang masuk 165 foto. Namun dari 165 foto tersebut diambil sebanyak 46 foto untuk dipamerkan di Hall FEB UMS, Kamis-Sabtu (14-16/12/2017). Penyaringan foto tersebut juga berdasarkan pertimbangan dari juri yang menurutnya layak untuk dipamerkan.

Prayogi Surya Maredh Ghozali selaku ketua penyelenggara menyampaikan bahwa pengambilan tema ini karena pihak panitia ingin berusaha mengajak para pemuda untuk melestarikan cagar budaya, khususnya di Solo.

“Karena kami ingin mengajak pemuda yang mulai kurang sadar akan cagar budaya, khususnya di Solo Raya agar dapat menjaga dan mempromosikannya,” ungkapnya ketika diwawancarai.

Dalam kompetisi tersebut juga dipilih 3 orang pemenang dari 35 peserta yang diumumkan dalam acara puncak, Sabtu (16/12/2017). Untuk juara 3 diperoleh Setya Adhy Wicaksana, kemudian juara 2 diperoleh Rio Candra, dan juara 1 diperoleh Rizky Fandy Pratama.

Selain pengumuman pemenang dalam lomba fotografi tersebut, dalam acara puncak ini juga di isi dengan seminar fotografi. Dalam seminar ini para peserta diberikan pengetahuan mengenai macam-macam bentuk fotografi serta tips dalam pengambilan foto yang baik.

Selain itu, Fia Atmaya yang merupakan salah satu anggota dari LPM Balans juga sempat mengungkapkan bahwa acara ini sebenarnya juga digelar untuk melatih anggota baru di LPM Balans. Mereka diajarkan tentang bagaimana tanggung jawabnya terhadap pelaksanaan sebuah event yang besar.

“Acara ini untuk melatih anggota baru untuk mengetahui bagaimana caranya untuk mengadakan suatu acara dengan wadah lomba fotografi ini. Selainitu juga untuk mengajari bagaimana tanggung jawab dalam mengadakan acara yang besar dan melatih kekompakkan,” ungkapnya. (Khairul)