Mengawal Kebangkitan Warga Lombok

Dikirim oleh ridlo pada Sel, 09/18/2018 - 08:42
kawal-warga-lombok

Setelah Relawan UMS yang terdiri dari Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) dan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) dilepas untuk menjalankan tugas kemanusiaan di Lombok pada hari Rabu (12/9), kali ini Relawan UMS merintis posko pelayanan baru. Lokasi posko tersebut berada di Dusun Bual, Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. 

Akses jalan menuju dusun tersebut harus melewati jalan aspal dan jalan beton, namun masih terdapat beberapa kilometer jalan bermedan tanah dan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki untuk tiba di RT 01 dan RT 02 Dusun Bual. 'UMS Peduli Lombok' adalah tema yang dibawa oleh para Relawan UMS untuk menebar manfaat bersama korban gempa bumi di Lombok, terutama dilokasi-lokasi terpencil yang sama-sama membutuhkan bantuan.

Afifi Fauzi salah satu anggota HW UMS yang bertugas dilapangan menjelaskan, Program kerja pendampingan warga di dusun tersebut adalah: (1) Pelayanan Medis 24 Jam; (2) Pemasangan Panel Surya sejumlah 4 titik; (3) Pembuatan Emergency Toilet sejumlah 4 titik; (3) Perbaikan Sanitasi; dan (4) Perintisan Taman Pendidikan Alqur’an (TPA). Program-program tersebut dipilih berdasarkan data kebuthan warga setempat. 

“Setelah tim melakukan assessment dengan warga dusun Bual, relawan bekerjasama dengan warga untuk melakukan program yang telah direncanakan” jelas afifi. 

Ahyar Hudaya Sekretaris Jenderal SARMMI melengkapi, bahwa tujuan melibatkan warga setempat secara langsung dalam menjalankan program tersebut, supaya warga bisa mandiri dan mengobati rasa trauma yang telah dialami, selain itu untuk memeberikan edukasi terhadap warga terdampak. “Warga selalu kami libatkan, supaya mereka mandiri, traumanya terobati dan teredukasi” tutur Ahyar.

Sesuai dengan rencana awal, yaitu pendampingan warga pada fase pemulihan, para relawan tersebut akan tetap mendampini warga di dusun-dusun pelosok sebelumnya. “Kami tetap mendampingi warga di Dusun Sankukun, Bulan semu dan Kuripan yang sebelumnya sudah kami berikan pelayanan,” imbuh Ahyar.

Satuan tugas relawan kali ini diperkuat dengan bergabunnya relawan dari luar UMS, baik dari keluarga besar Muhammadiyah maupun luar Muhammadiyah, yakni: Mapala Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Mapala Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), ERDAMS FKM Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Mapala UMJ, Mapala Camp STIE Muhammadiyah Jakarta, Mapasanda STIE Muhammadiyah Lampung Selatan, Mapsa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), SAR D.I.Yogyakarta, Mapala universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan HIWATA Universitas Muhammadiyah Palu. (Risqi)