Optimalkan Pengolahan Sayur, PPDM UMS Lakukan Penyulusan di Sindon

Dikirim oleh ridlo pada Sab, 09/08/2018 - 09:11
ppdm-sindon

Desa Sindon merupakan salah satu desa sentra produksi sayuran di Boyolali. Disamping itu, lokasinya pun juga sangat strategis karena dekat dengan Bandara Adi Soemarmo Surakarta dan pasar tradisional yang menjadi pasar sentral sayuran. Namun saat musim panen tiba, harga sayuran disana menjadi sangat murah dan mengakibatkan para petani enggan untuk merawat tanamannya.

Hal ini lah yang kemudian mendorong tim Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) UMS dalam melaksanakan kegiatan Pengembangan Sentra Olahan Tepung Sayuran di Sindon, Ngemplak, Boyolali, Minggu (29/7/2018). Rusdin Rauf, MP selaku ketua tim PPDM UMS menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut timnya berfokus pada dua kegiatan di bidang pertanian.

“Dalam kegiatan ini kami fokuskan pada dua kegiatan, yang pertama di bidang pertanian yaitu budidaya sayuran yang ramah lingkungan. Kemudian yang kedua tentang pengolahan pasca panennya yaitu pengembangan aneka produk olahan dari tepung sayuran, jelasnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan tiga kelompok mitra yang ada di Sindon. Ketiga kelompok mitra tersebut di antaranya  ibu-ibu PKK Sindon, Kelompok Wanita Tani (KWT) ”Mawar”, dan kelompok peternak burung.

Dalam PPDM tersebut, dilakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan aneka olahan makanan dari tepung sayuran, seperti pembuatan mie sayuran, greenis, nugget, dan biskuit yang semuanya berbahan dasar sayur. Selain pendampingan dalam pengolahan sayuran, mereka juga diberikan pendampingan untuk pembuatan kemasan produk agar terlihat menarik, penataan manajemen usaha, pengelolaan KUB, hingga perluasan jaringan pemasaran produk.

Rusdin Rauf menambahkan keikutsertaan kelompok peternak burung dalam kegiatan ini juga penting. Untuk kelompok peternak burung di Sindon diberikan pendampingan berupa pengolahan makanan alternative burung dengan sayuran.

“Pendampingan untuk pengembangan budidaya burung hias dan kicau oleh kelompok peternak burung juga kami lakukan dengan memanfaatkan hasil budidaya sayuran. Sehingga dari hasil budidaya tersebut dapat mereka jadikan sebagai sumber bahan pakan alternatif burung,” tambahnya.

Dia juga berharap melalui PPDM yang digelar oleh UMS ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di Sindon, khususnya dalam usaha olahan tepung sayuran dengan manajemen usaha yang baik. Selain itu diharapkan pula kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan dari para mitra dan masyarakat di Sindon. (Khairul)