Pengurus Ormawa UMS Periode 2019 Dilanti, WR III Ajak Mahasiswa Seimbangkan Kegiatan Organisasi dan Akademik

Dikirim oleh ridlo pada Sab, 02/23/2019 - 08:31
pelantikan-ormawa2019

Bagian Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi melantik secara kolosal kepengurusan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UMS Periode 2019. Sebanyak 26 Unit Kegiatan Mahasiswa yang dilantik memenuhi Gedung Olahraga (GOR) kampus 2 UMS, Senin (18/2), sejak pukul 09.00 hingga 10.15 WIB.

Para pengurus inilah yang akan mewarnai kegiatan mahasiswa selama setahun ke depan di tahun 2019 ini. Termasuk akan ditunggu kontribusi terbaiknya untuk membawa harum nama almamater UMS dengan berbagai prestasi dan kegiatan yang bermanfaat.

Seperti di tahun 2018 sebelumnya, UKM tingkat universitas tersebut telah banyak menyumbangkan prestasinya baik di tingkat nasional maupun Internasional. Hal tersebut dipaparkan oleh Taufik, M.Si., Ph.D selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni & Pengkaderan UMS.

"Di tahun 2018 yang lalu, kalian (UKM UMS) telah banyak mencetak prestasi baik nasional maupun internasional. Seperti PSM Voca Alkindi berhasil menjuarai lomba paduan suara Internasional di Bali, Malimpa berhasil taklukan puncak Mongolia, Tapak Suci sukses juara 3 di pertandingan Pencak Silat se-Dunia. Dan juga Hizbul Wathan kontribusinya di daerah bencana. Dan masih banyak lagi" paparnya di hadapan pengurus UKM periode 2019.

Wakil Rektor III juga menyebutkan, saat ini UMS menjadi kiblat bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia salah satunya dalam bidang pembinaan dan pengembangan kegiatan mahasiswa. Dari situlah, dia mengajak kerjasama dengan para pengurus UKM untuk fokus mengembangkan kegiatan kemahasiswaan yang optimal.

"UMS kali ini menjadi pusat kiblatnya PTM dan PTA se Indonesia yang jumlahnya 171. Maka mari kita tetap fokus menjaga dan mengembangkan kegiatan kemahasiswaan ini berjalan optimal," ajaknya.

Dia juga menyampaikan pesan khusus bagi para pengurus untuk selalu diingat dalam mengemban amanah diorganisasi. Pesannya yakni jangan jadi UKM sebagai pelarian dari akademik. Kemudian dihimbau untuk selalu bertekad bahwa seorang aktifis kampus harus menjadi bagian dari solusi, bukan malah menjadi bagian dari masalah.

"Saya ingin sampaikan pesan khusus kepada pengurus sekarang ini, pertama jangan jadikan organisasi pelarian dari akademik. Keberhasilan akademik tetap jadi indeks nomor satu, karena itu merupakan amanah dari Orang Tua. Kedua, tanamkan tekad bagi seorang aktifis harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah" pungkasnya.

Selesainya prosesi pelantikan ormawa periode 2019, agenda lanjut bagi UKM yang telah dilantik ini yaitu mengikuti Baitul Arqam dan Training Of Trainer (TOT) pada tanggal 22 - 23 Februari 2019 di Asrama Haji Donohudan. (Risqi)