Relawan UMS Siap Dampingi Masa Pemulihan Korban Gempa

Dikirim oleh ridlo pada Sab, 09/08/2018 - 08:50
relawan-pendamping-gempa

 Setelah melakukan pendampingan korban gempa bumi sejak 08 Agustus hingga 01 September 2018 dalam masa tanggap darurat, Relawan UMS yang tergabung dari Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) dan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI), kedepan akan melanjutkan program pendampingan korban dalam fase pemulihan. Kamis (6/9) Relawan UMS melakukan audiensi bersama Rektor UMS Dr. Sofyan Anif, M.Si. di ruang Rektor Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Pembahasan dalam audiensi tersebut yakni penyerahan bukti tertulis operasi kemanusiaan yang telah dilakukan Relawan UMS sebelumnya. Setelah penyerahan laporan tertulis, audiensi dilanjutkan dengan pemaparan rencana program pemulihan dari Relawan UMS kepada Rektor UMS. Sebagai salah satu kampus yang terpercaya, Rektor UMS siap mendukung Relawan UMS untuk kembali melanjutkan programnya, terutama pendampingan di dusun-dusun terpencil, seperti masa tanggap darurat yang telah dilakukan sebelumnya.

Tindakan pendampingan korban di daerah terpelosok yang telah dilakukan di dusun Bulan Semu, dusun Sankukun desa Genggalang, dan dusun Kuripan desa Rempek Kecamatan Gangga Kab. Lombok Utara, dinilai efektif oleh Rektor UMS, karena daerah-daerah terpelosok juga perlu mendapatkan perhatian lebih. “Dusun-dusun terpencil yang akses jalannya sulit, juga perlu mendapatkan pendampingan secara intensif,” tutur Rektor UMS pada saat audiensi dengan Relawan UMS.

Selama berada di kota seribu masjid, HW UMS dan SARMMI menggandeng relawan relawan lainnya untuk bersama-sama membuka pos pelayanan di dusun terpelosok, bergabunglah tim relawan SAR DIY, Camp STIE Muhammadiyah Jakarta, alumni Mapala UMY, alumni Sapta Pala SMA N 7 Jakarta, Mapala Stacia Universitas Muhammadiyah Jakarta, Mapal Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, MAPSA Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Semarang bersama tim relawan UMS. Pada fase pemulihan kedepan Relawan UMS akan kembali menggandeng potensi-potensi lainnya.

Slamet Widodo menyampaikan, Tim Relawan direncanakan akan berangkat kembali ke Lombok pada tanggal 12 September 2018 sembari membawa bantuan yang sudah terkumpul dari para donatur. “Tim insyaAllah akan berangkat tanggal 12 bulan ini (September), dengan membawa bantuan dari donatur-donatur yang mempercayakan kepada Tim Kami,” pungkas Ketua SARMMI tersebut. (Risqi)