Ringankan Beban Pendidikan Masyarakat, LazisMu UMS Berikan Beasiswa 17 Siswa

Dikirim oleh ridlo pada Sab, 03/09/2019 - 07:51

Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqoh Universitas Muhammadiyah Surakarta (Lazismu UMS) memberikan beasiswa pendidikan kepada 17 penerima beasiswa. Penyerahan santunan tersebut dilaksanakan pada Selasa (26/2/2019) di Ruang Rapat Kemahasiswaan lantai 3 Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Program ini bertujuan untuk meringankan  beban masyarakat yang membutuhkan untuk biaya pendidikan. Beasiswa tersebut adalah bagian dari program unggulan Lazismu UMS yakni program 'Ben Pinter', meliputi beasiswa, bedah sekolah, bantuan sarana prasarana dan kesejahteraan guru.

Penerima beasiswa merupakan keluarga dosen dan karyawan UMS yang telah meninggal dunia. Khususnya diperuntukan bagi Keluarga yang sedang membiayai anaknya sekolah. Selain itu, penerima beasiswa juga menjaring dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Sekolah Muhammadiyah se-Kecamatan Kartasura.

"Sasarannya untuk keluarga dosen dan karyawan yang sudah meninggal dunia. Pimpinan Ranting dan Sekolah Muhammadiyah se-Kartasura juga termasuk sasaran beasiswa ini" kata Drs. Sujalwo, M.Kom Wakil Ketua Lazismu UMS.

Penerima beasiswa akan dibiayai dari jenjang SMP hingga Perguruan Tinggi. Bagi Sekolah Muhammadiyah yang telah menerima biaya tersebut, diberi hak untuk menentukan kepada siapa biaya tersebut diberikan.

"Dibiayai dari SMP sampai jadi sarjana. Kalau untuk Sekolah yang tadi terima bantuan, mereka diberi hak mengelola beasiswanya" lanjut Sujalwo sembari melontarkan senyumnya.

Sujalwo lanjut menjelaskan, bagi para penerima beasiswa diberi tanggungan untuk melaporkan hasil perkembangan studi setiap semesternya. Ia pun mengharapkan penerima beasiswa bisa meraih prestasi dan nilai yang gemilang.

"Setiap enam bulan sekali mereka wajib laporan beasiswa ke kami" ungkapnya.

Beasiswa Pendidikan ini sudah dikelola oleh Lazismu UMS selama delapan tahun sejak, sumber dananya sendiri dari hasil pengumpulan zakat dan infaq para Pimpinan, Dosen dan Karyawan UMS.

"Sumber dananya dari zakatnya dosen karyawan UMS. Dan pengelolaan beasiswa ini sudah berjalan kira-kira delapan tahunan" pungkasnya. (Risqi)