Tabligh Akbar di UMS, Sekjen MUI Anwar Abbas Sebut Keadilan Sebagai Kunci Kesejehtaraan Suatu Bangsa

Dikirim oleh ridlo pada Sen, 05/27/2019 - 09:22
gkr-ta-anwarabbas

Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan 1440 H, Takmir Masjid Sudalmiyah Rais kembali menyelenggarakan Tabligh Akbar sebagai salah satu rangkaian agenda Gema Kampus Ramadhan, Sabtu (25/5).

Mengangkat tema “Menegakkan Prinsip Amar Ma'ruf - Nahi Munkar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”, Tabligh Akbar kali ini menghadirkan Dr. H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag, selaku Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Sekjen Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat.

Tak sedikit mahasiswa, dosen dan karyawan UMS terlihat memenuhi shaf pengajian. Dr. Anwar Abbas saat mengawali materi mengatakan jika dirinya sangat senang bisa shalat Isya' dilanjutkan tarawih di UMS.

"Suara imam yang sangat merdu saya merasa senang, cocok dengan hati saya. Saya merasa ini sholat tarawih yang paling nikmat dari tarawih sebelum-sebelumnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, usaha menegakan amar ma'ruf nahi munkar dalam kehidupan bangsa dan negara bisa dilakukan dengan menegakan Keadilan setegak-tegaknya. Dia melihat keadilan adalah kunci dari kesejahteraan suatu bangsa.

"Ada sebuah perumpamaan, jika sebuah negeri tidak adil,  diibaratkan negeri tersebut seperti buah yang sangat matang tetapi tinggal buah itu akan jatuh," katanya.

Lanjut dia, kesejahteraan masyarakat harus bisa dirasakan seluruh golongan rakyat, tidak benar jika sumberdaya alam yang sangat besar di Indonesia hanya dikuasai oleh segelintir orang saja.

"Segelintir orang yang menguasai perekonomian negara, nantinya akan menguasai politik. Hal ini disebabkan budaya politik kita masih sering melakukan politik transaksional," tandasnya.

Dia juga mengingatkan kalau ketidakadilan terus ada di sebuah negara, maka negara tersebut sedang bergerak ke tubir kehancuran. (Risqi)