Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik Siswa, Prodi Ilkom Gelar Pelatihan Jurnalistik

Dikirim oleh ridlo pada Rab, 12/12/2018 - 08:53
pelatihan-jurnalissmp

Pengetahuan tentang dunia jurnalistik sangat penting ditanamkan kepada anak di era milenial seperti sekarang. Berdasarkan hal inilah Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan pengabdian masyarakat memberikan pelatihan jurnalistik bagi siswa SMP. Rencananya, pelatihan jurnalistik ini akan dilaksanakan selama 5 hari, Senin – Jumat (10-14/12/2018).

Pelatihan Jurnalistik ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Program Khusus, Gatak, Sukoharjo. Adapun tema yang diambil dalam kegiatan pelatihan ini adalah Peningkatan Kemampuan Jurnalistik Siswa. Kegiatan ini dilaksanakan langsung di bawah pimpinan Agus Triyono, M.Si selaku Wakil Dekan I Fakultas Komunikasi dan Informatika UMS.

Agus Triyono, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengajarkan kepada para siswa sejak dini untuk mengetahui bagaimana dasar dalam pembuatan karya jurnalistik.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengajarkan kepada siswa-siswi di SMP itu dasar-dasar jurnalistik dan praktik penulisan berita,” jelasnya.

Pelatihan yang diikuti oleh 10 siswa SMP ini juga melibatkan para mahasiswa serta alumni yang telah bekerja di industri media. Hal ini dilakukan agar mahasiswa dan alumni juga dapat saling berbagi pengetahuan dan ilmunya untuk diberikan kepada para siswa.

Banyak materi yang diberikan kepada mereka secara intensif. Adapun materi-materi tersebut di antaranya dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, managemen penerbitan, foto jurnalistik, teknik wawancara, dan lain sebagainya.

Hasil akhir yang diharapkan dari pelatihan ini nantinya agar para siswa dapat membuat karya jurnalistik dengan baik sesuai dengan kaidah yang ada. Sehingga ketika mereka menerapkannya dalam pembuatan majalah sekolah maka akan memiliki kualitas yang cukup baik. Selain itu juga diharapkan mereka dapat ikut berkontribusi dalam mengisi konten website sekolahnya.

Agus Triyono, M.Si berharap melalui pelatihan ini para siswa mampu memahami proses produksi yang ada di media massa. Selain itu, diharapkan pula agar mereka dapat membuat sebuah konten informasi untuk sekolahnya.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadikan siswa siswi paham sebagaimana media massa diproduksi hingga hasil akhir. Selain itu juga mereka mampu membuat berita yang akan dijadikan sebagai media informasi,” harapnya. (Khairul)