UMS Jadi Tuan Rumah Halal Bihalal Kagama Solo Raya: Rektor UMS Ungkapkan Prestasi Terbaru UMS

Dikirim oleh ridlo pada Sen, 07/09/2018 - 14:43
halal-bihalal-alumni-ugm

Keberadaan ikatan alumni sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin sejak lama. Salah satu ikatan keluarga alumni yang cukup besar yaitu Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama), yang merupakan ikatan alumni dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam rangka menjalin silaturahmi kembali, Kagama Solo Raya menggelar kegiatan halal bi halal yang berlokasi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (08/07/2018).

Kegiatan tersebut dapat terlaksana di UMS karena adanya dukungan dari Dr. Sofyan Anif, M.Si selaku Rektor UMS. Hal ini dikarenakan dia juga merupakan salah satu anggota dari Kagama yang berasal dari Fakultas Biologi UGM. Dia secara pribadi juga menyampaikan rasa bahagianya atas terlaksananya acara tersebut.

“Secara pribadi saya betul-betul merasa bahagia, bukan sebagai rektor namun pribadi sebagai Kagama Solo,” ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Dr. Sofyan Anif menyampaikan bahwa UMS sebagai salah satu dari 176 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan salah satu dari 3650 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang diakui sebagai Perguruan Tinggi terbesar di Indonesia. Hal tersebut juga didukung penghargaan yang diberikan oleh Jawa Pos kepada UMS yang menyebutkan bahwa UMS sebagai PTS terbaik di Indonesia.

Tidak hanya itu, Rektor UMS juga mengungkapkan bahwa belum lama ini dia mendapat kabar dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bahwa Fakultas Kedokteran UMS dalam uji kompetensi dokter meraih rata-rata kelulusan 94 persen. “Beberapa hari yang lalu saya ditimbali (dipanggil) pak menteri dari Kemenristekdikti karena kami, Fakultas Kedokteran dalam uji kompetensi dokter itu yang terakhir rata-rata kelulusan 94 persen,” ungkapnya. 

Berdasarkan hasil tersebut, Fakultas Kedokteran UMS berhasil meraih urutan ketiga dari seluruh Fakultas Kedokteran di Indonesia. Bahkan penghargaan yang diberikan kepada UMS tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Dia juga menyampaikan bahwa setelah itu dari Kemenristekdikti kembali memberikan penghargaan Science and Technology Index (SINTA Award) kepada UMS, Rabu (04/07/2018).

SINTA Award sendiri merupakan sebuah penghargaan yang diberikan kepada perguruan tinggi yang jurnal terpublikasinya banyak. Hingga saat ini UMS berada di peringkat kelima dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia dalam hal publikasi jurnal terbanyak. “Kami masih urutan kelima dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Nomor satu adalah UI dan nomor dua UGM. Kami nomor lima,” jelasnya.

Acara tersebut juga menunjukkan bahwasannya kualitas UMS sebagai PTS sekarang tidak kalah dengan kualitan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan karena dalam berbagai hal UMS dapat bersaing dengan PTN. Bahkan diungkapkan pula oleh Dr. Sofyan Anif bahwa kemajuan UMS ini tidak semata-mata hanya perjuangan UMS saja, namun juga adanya dukungan dari pihak luar. Salah satunya karena UMS berafiliasi dengan UGM, sehingga UMS mampu berkembang mengikuti prestasi yang dimiliki PTN, salah satunya adalah UGM. (Khairul)