UMS Turut Andil Sukseskan Kejuaraan Dunia Tapak Suci untuk Pertama Kalinya

Dikirim oleh ridlo pada Jum, 08/30/2019 - 13:10
kejurnas-tapaksuci

Kejuaraan Dunia Tapak Suci Putera Muhammadiyah digelar di Surakarta. Tepatnya mulai tanggal 30 Agustus - 5 September 2019. Atlet dari 14 negara akan turut serta dalam kejuaraan tersebut. Para atlet akan berlaga di GOR Sritex Arena Surakarta. Tak hanya itu, para pesilat juga memperebutkan piala bergilir M Barrie Irsyad. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut terlibat dalam menyukseskan gelaran internasional pertama dari seni bela diri milik Persyarikatan Muhammadiyah ini.

Saat Jumpa Pers, Kamis (29/8/2019), di ruang sidang Rektorat Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ketua Pimpinan Pusat Tapak Suci Drs. Afnan Hadikusumo menyampaikan, kontingen yang siap berlaga yaitu dari Aljazair, Timor Leste, Singapura, Mesir, Taiwan, Pakistan, German, Uganda, Maroko, Thailand, Lebanon, Sudan, Palestina dan Indonesia sendiri mengirim 28 Pimpinan Wilayah Tapak Suci. Total atlet yang akan berlaga sebanyak 547 peserta.  

"Kejuaraan ini akan mempertandingkan 18 nomor kategori Olahraga 11 putra dan 7 putri. 16 Nomor Kategori Seni 8 putra, 7 putri dan 1 beregu," jelasnya, didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana Wiwaha Aji Santosa, Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. dan Ketua PP Muhammadiyah Drs. H. Dahlan Rais, M.Hum.

Direncanakan, pada 1 September 2019 pukul 06.00 - 09.00 WIB di Stadion Sriwedari Surakarta akan dilakukan Latihan Bersama Anggota Tapak Suci, diikuti sebanyak sekitar 2.500 anggota. Latihan bersama ini akan dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendy dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Ph.D. Keduanya merupakan anggota Tapak Suci. Dilanjutkan Opening Ceremony pada pukul 19.00 WIB di GOR Sritex Arena.

Sementara Rektor UMS Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., merasa bangga jika kampus yang ia pimpin (UMS) dipercaya menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar tersebut. Ditambah UMS memiliki Program Studi Pendidikan Olahraga FKIP UMS, serta UKM Tapak Suci Putera Muhammadiyah, maka dengan kejuaraan ini diharapkan semakin memperkenalkan prodi dan UKM tersebut. “Ini tentu jadi kebanggaan UMS, atas ditunjuknya sebagai tuan rumah kejuaraan dunia Tapak Suci,” ucapnya.  (Risqi)