Upacara Hardiknas: UMS Komitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas

Dikirim oleh ridlo pada Jum, 05/04/2018 - 10:33
hardiknas-2018

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar upacara, Rabu (03/05/2018). Upacara yang diselenggarakan di halaman Fakultas Hukum Kampus 1 UMS tersebut dihadiri oleh civitas akademika dosen dan karyawan, serta satpam, perwakilan Hizbul Wathan, Tapak Suci, dan Resimen Mahasiswa.

Dalam kesempatan ini Dr. Sofyan Anif, M.Si selaku Rektor UMS mengungkapkan bahwa dahulu Bapak Muhammadiyah memiliki komitmen yang kuat dalam bidang pendidikan dalam membangun bangsa dan negara. Sehingga salah satu strategi Muhammadiyah dalam ikut andil dalam pembangunan melalui bidang pendidikan.

“Muhammadiyah sebagai gerakan amar ma’ruf nahi munkar memiliki strategi yang sampai sekarang berkembang terus, yaitu strategi dalam rangka membangun bangsa dan negara dalam hal pendidikan,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan dalam ranah pendidikan tinggi, kini UMS telah menjadi perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar, bahkan juga menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. “UMS sebagai salah satu pendidikan tinggi yang dimiliki oleh Muhammadiyah, yang menurut saya UMS telah menjadi perguruan tinggi terbesar dari perguruan tinggi Muhammadiyah yang ada. Termasuk menjadi perguruan tinggi terbaik swasta di Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini Dr. Sofyan Anif juga mengungkapkan bahwa UMS tidak hanya sekedar memiliki akreditasi institusi A semata. Namun sekarang ini sudah semakin banyak program studi di UMS yang akreditasinya telah ditingkatkan, dari C menjadi B dan dari B menjadi A. Bahkan 2021 nanti UMS menargetkan program studi dengan akreditasi A tersebut sebanyak 60 persen. Ini menunjukan bahwa UMS terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan berkualitas.

Penguatan untuk mendukung hal tersebut juga ditujukan pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dosen. Hal ini dilakukan dengan cara terus merekrut dosen, bahkan kini sedang proses pembuatan SK yang isinya bagi dosen yang memiliki latar belakang doktor, biaya pendidikan yang telah dikeluarkannya akan dikembalikan sebesar 50 persen. Pengembalian dana ini nantinya direncanakan bukan berbentuk uang, namun berbentuk rumah yang telah disiapkan oleh UMS.

Selain berupa penambahan SDM, Dr. Sofyan Anif juga menjelaskan bahwa kepangkatan dosen di lingkungan UMS akan ditingkatkan. Peningkatan kepangkatan ini khususnya dalam penambahan Guru Besar di UMS.

“Kita memiliki sejumlah dosen dengan kepangkatan Lektor Kepala sudah lama, lebih dari 10 tahun dan sudah doktor, kita akan orientasikan beberapa tahun ke depan harus Guru Besar. Sehingga 3 tahun atau 4 tahun ke depan kita bisa panen Guru Besar,” jelasnya. (Khairul)