Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mencatatkan capaian dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Berdasarkan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2027, UMS menempati peringkat pertama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di Indonesia dan peringkat kelima perguruan tinggi terbaik secara nasional.

Dalam pemeringkatan tersebut, UMS berada pada kelompok peringkat 1.401–1.600 dunia bersama dengan Binus University, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, IPB University, Universitas Diponegoro, dan Universitas Brawijaya. THE World University Rankings 2027 mencakup 2.297 institusi dari 118 negara dan wilayah di dunia.

Koordinator Bidang Reputasi Global Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS, Ayu Khoirotul Umaroh, S.KM., M.K.M., mengatakan capaian tersebut menunjukkan UMS tetap berada dalam ekosistem perguruan tinggi global yang dinilai oleh THE. Menurutnya, pemeringkatan menjadi bagian dari proses evaluasi untuk melihat perkembangan kinerja universitas secara menyeluruh.

“UMS memaknai capaian ini sebagai bagian dari perjalanan dan evaluasi berkelanjutan dalam membangun kualitas serta reputasi internasional. Masuk dalam kelompok 1.401–1.600 dunia di tengah cakupan pemeringkatan yang semakin luas menunjukkan bahwa UMS tetap berada dalam ekosistem perguruan tinggi global yang dinilai oleh THE,” ujar Ayu saat diwawancarai pada Jumat, (2/10/2026).

Ia menjelaskan, pemeringkatan THE tidak semata-mata berorientasi pada posisi universitas, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengevaluasi sejumlah aspek, mulai dari pengajaran, lingkungan riset, kualitas riset, international outlook, hingga hubungan dengan industri. Karena itu, perubahan posisi peringkat perlu dipahami dengan mempertimbangkan berbagai indikator yang digunakan dalam pemeringkatan.

Pada THE WUR 2027, sejumlah indikator UMS menunjukkan perkembangan positif. Skor teaching meningkat dari 15,7 pada THE WUR 2026 menjadi 16,6 pada 2027. Sementara itu, research environment mengalami peningkatan dari 9,8 menjadi 12,2.

“Perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa terdapat aspek internal yang bergerak ke arah yang lebih baik. Namun, UMS juga melihat hasil ini secara utuh karena beberapa indikator lain masih membutuhkan penguatan,” jelas Ayu.

Menurut Ayu, perubahan kelompok peringkat tidak dapat dibaca hanya sebagai peningkatan atau penurunan kinerja internal UMS. Hasil THE juga dipengaruhi perkembangan perguruan tinggi lain, jumlah institusi yang masuk pemeringkatan, distribusi skor, serta perubahan kelompok peringkat. THE WUR 2027 juga menggunakan kelompok peringkat yang lebih granular dibandingkan sebelumnya.

“Karena THE menggunakan ranking band, universitas yang berada dalam kelompok yang sama perlu dibaca sebagai berada pada rentang peringkat yang sama, bukan seolah-olah memiliki selisih peringkat individual yang pasti,” terang Ayu.

Ayu menambahkan, UMS melakukan evaluasi dengan membandingkan kinerja antartahun, perubahan skor pada setiap pilar, posisi terhadap perguruan tinggi sebaya, serta kontribusi masing-masing indikator terhadap hasil keseluruhan.

Evaluasi tersebut selanjutnya diterjemahkan ke dalam rencana pengembangan bersama unit terkait, termasuk bidang akademik, riset dan inovasi, kerja sama internasional, hilirisasi, hubungan dengan industri, serta penjaminan mutu.

“Pada bidang riset, UMS akan terus mendorong peningkatan kualitas publikasi, sitasi, kolaborasi riset internasional, produktivitas penelitian, serta pendanaan riset. Pada sisi internasionalisasi, penguatan kolaborasi internasional, mobilitas mahasiswa dan dosen, serta jejaring akademik global menjadi bagian penting,” ungkapnya.

Ke depan, UMS tidak hanya berfokus pada capaian dalam satu pemeringkatan, tetapi pada peningkatan kualitas kinerja yang menjadi dasar penilaian.

Penguatan kualitas riset dan sitasi, lingkungan riset, mutu pembelajaran, kolaborasi internasional, hubungan dengan industri, serta data governance dan monitoring indikator menjadi bagian dari langkah strategis UMS untuk memperkuat kualitas dan reputasi universitas secara berkelanjutan.


Penulis: Yusuf Ismail

Editor: Maysali Sudarwati

Berita Unggulan

image-featured
10 Oktober 2026

Riset BRIN terbaru menyoroti dampak vape terhadap kesehatan. Tak hanya mengganggu paru-paru, pelbagai bukti ilmiah menunjukkan vape berpotensi memengaruhi kesehatan organ tubuh lain.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
9 Oktober 2026

UMS berkomitmen mendukung percepatan revitalisasi sekolah menengah pertama. Berikan pendampingan revitalisasi fisik dan administrasi.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
9 Oktober 2026

Kehilangan pasangan dan berkurangnya peran sosial membuat banyak lansia tenggelam dalam kesepian. Perlahan berubah menjadi depresi yang menggerus kesehatan mereka.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.