Ajak Masyarakat Sadar Bayar Pajak, Dirjen Pajak Beri Kuliah Umum di UMS

Dikirim oleh ridlo pada Sen, 11/25/2019 - 08:40
kuliah-umum-pajak2019

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Republik Indonesia Dr. Suryo Utomo memberikan kuliah umum di harapan sekitar 500 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dirinya memaparkan materi terkait perpajakan di Indonesia. Berdasarkan pemaparannya, Indonesia memiliki APBN tahun 2020 sebesar Rp 2.540 triliun. Namun pendapatan negara hanya Rp 2.233 triliun. Artinya, ada selisih defisit anggaran sebanyak Rp 307 triliun.

Suryo Utomo menunjukan data kinerja dan peran pajak untuk negara dan masyarakat Indonesia. "Sejak mahasiswa harus sudah memahami soal pajak. Kalau merasa sudah berpenghasilan, ya wajib membayar pajak sebagai kewajiban” ungkapnya di ruang seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS, pada hari Sabtu (23/11).

Melihat mahasiswa saat ini sudah banyak membuka usaha, seperti jual beli online, maka diharapkan sadar membayar pajak harus sudah tumbuh di kalangan mahasiswa. Membayar pajak ini sesuai amanah Undang-Undang, karena hasil pajak sendiri untuk memenuhi kebutuhan negara dan masyarakat.

Peran mahasiswa juga sangat penting untuk jadi relawan Pajak. Tugas dari relawan pajak ini, minimal menyampaikan informasi terkait pajak kepada masyarakat supaya semua masyarakat patuh membayar pajak. “Masyarakat bayar pajak, Indonesia Maju” Jargon penutup Suryo Utomo saat memberikan kuliah umum.

Sementara Rektor UMS dalam sambutannya mengatakan sejauh ini UMS selalu tertib membayar pajak. “Karena kami sadar, membayar pajak juga untuk kesejahteraan masyarakat” ujar Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.

Sebelum sesi kuliah Umum dan diskusi dimulai, UMS dan beberapa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dari Jawa Timur diberikan penghargaan oleh PP Muhammadiyah sebagai AUM tertib membayar pajak.

Sebagai kenang-kenangan, Rektor UMS juga memberikan Wayang dengan tokoh Kresna kepada Dirjen Pajak. Tokoh pewayangan Kresna dipilih sebagai simbol Kejujuran dan keutamaan. (Risqi)