Lulusan Kedokteran UMS Diminta Mengabdi kepada Masyarakat Tanpa Pamrih

Dikirim oleh ridlo pada Min, 10/13/2019 - 08:08
sumpahdokter-okt2019

Sabtu (12/10/19) pagi, para dokter muda beserta keluarganya memenuhi ballroom Lorin Hotel. Setelan jas putih dengan bawahan krem dengan samir di lehernya menambah kewibaan para dokter muda itu. 

Tak lama kemudian suasana menjadi haru tatkala mereka dipanggil satu persatu dan disumpah profesi. Mereka resmi menjadi dokter. Dokter yang siap mengabdi dan melayani masyarakat agar berguna bagi agama dan negara. 

Seperti yang diungkapkan Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. dr. EM. Sutrisna, M.Kes bahwa setelah menjadi dokter, mereka semua harus bisa menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. 

"Setelah keluar dari sini, silakan kalian bisa mengabdikan diri, baik di rumah sakit atau klinik Muhammadiyah maupun di luar Muhammadiyah. Tapi perlu kalian tahu, dalam setiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) pasti ada rumah sakit milik Muhammadiyah silakan bisa mengabdikan diri di tempat itu, atau barangkali di ranting Muhammadiyah di tempat anda tinggal ada klinik Muhammadiyah, di tempat itupula kalian bisa mengabdikan diri," katanya. 

Prof. Dr. dr. EM. Sutrisna, M.Kes menambahkan, jika kakak tingkat mereka yang sudah keluar dari Fakultas Kedokteran UMS luar biasa pengabdiannya. "Ketika ada gempa di Lombok dan Tsunami di Palu mereka berbondong-bondong menjadi relawan. Dengan kerelaan hati tanpa mengharap imbalan apapun kecuali pahala dari Allah swt, mereka ikhlas membantu para korban disana". paparnya.

Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si juga menuturkan bahwa, saat ini Muhammadiyah memiliki 500 rumah sakit yang bisa menjadi ladang pengabdian. Bahkan ketika saya kemarin hadir dalam liga perguruan tinggi Islam sedunia, mereka menyarankan perguruan tinggi Islam yang ada fakultas kedokterannya harus mencontoh Muhammadiyah.

Prosesi sumpah yang turut di hadiri oleh Wakil Rektor II, Ir. Sarjito, M.T, Ph.D, Ketua BPH UMS Drs. Dahlan Rais, M.Hum, Perwakilan dari Rumah Sakit Orthopedi, Moewardi, serta perwakilan PDM Surakarta, PDM Sukoharjo, PDM Karanganyar dan para dokter dari Ikatan Dokter Indonesia tersebut ditutup dengan penyerahan vandel dari dokter yang baru dilantik kepada Rektor, Wakil Rektor II, BPH UMS, Dekan Fakultas Kedokteran beserta para tamu undangan. (Bangkit N/Humas)