UMS Kembali Gelar Tes CBT di Daerah, Pendaftar Makin Dimudahkan

Dikirim oleh ridlo pada Sen, 01/06/2020 - 08:31
cbt-daerah

Pada program Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) tahun ajaran 2020/2021, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar tes berbasis komputer di luar Kampus UMS atau dilaksanakan di sekolah-sekolah yang memiliki laboratorium komputer. Selain itu tes berbasis komputer di luar kampus itu juga bisa dilakukan dengan menggunakan fasilitas bus One Day Service (ODS) yang dimiliki UMS.

Program tes CBT (Computer Base Test) terus disosialisasikan oleh Tim Promosi Panitia PMB UMS kepada pihak terkait terutama sekolah-sekolah yang bisa menyelenggarakan tes tersebut di tempatnya. Tim Promosi PMB UMS akan bergerak ke daerah-daerah khususnya di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat bagian barat untuk menyosialisasikan dan menggandeng pihak sekolah menggelar tes CBT di daerah mereka.

Seperti yang dilakukan Tim Promosi pada Jumat (3/1/2020) yang datang ke Kabupaten Pati dan Kudus untuk menggencarkan sosialisasi program tes CBT daerah tersebut. Tim yang diwakili Kasubag Promosi UMS, Maryadi dan Anggota Tim Promosi, Ahmad Nur Ridlo bertemu dengan perwakilan guru MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) di Pati dan Kudus. Mereka berdua sharing dengan pengurus MGBK kedua kabupaten itu mengenai tes CBT daerah itu.

"Sambutan para guru MGBK di Pati dan Kudus sangat antusias dengan program tes daerah yang digelar oleh UMS ini. Karena terobosan ini akan memudahkan siswa SMA calon pendaftar untuk tidak perlu jauh-jauh datang ke UMS mengikuti tes. Selain itu terobosan tes CBT di daerah ini juga jarang dilakukan oleh perguruan tinggi lain. Kami juga ada skema baru untuk tes ODS yang digelar UMS tahun ini," kata Maryadi, kemarin.

Menurutnya, penerimaan sistem CBT di daerah dari UMS itu sangat tinggi, terbukti mendapatkan respon sangat positip dari para guru bimbingan dan konseling yang hadir dalam pertemuan sosialisasi. Dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dengan rencana kerjasama atau MoU dengan sejumlah sekolah. Di Kudus, tim diterima Dra Sri Maryati, dari MBGK Kudus. Adapun di Pati, mereka bertemu Ketua MGBK Pati, Mujiannie, S.Pd, M.Si. "Sangat responsif, kita menggunakan tes CBT, dengan fasilitas lab komputer sekolah," tambah Ridlo.

Pada kedua pertemuan yang terpisah itu, selain penjajagan tes CBT yang digelar di sekolah, ada sejumlah pertanyaan yang terlontar, di antaranya tentang program bea siswa serta tes kedokteran. "Di UMS, terdapat beberapa alternatif pembiayaan, salah satunya dengan mendapatkan beasiswa bagi calon mahasiswa yang prestasi. Ada beasiswa Ahmad Dahlan, Beasiswa Unggulan, Prestasi dan lainnya," jelas Maryadi lagi.

Dia menambahkan, selain CBT daerah, menjadi mahasiswa UMS tidak perlu repot, satu hari bisa menjadi mahasiswa dengan seleksi One Day Service (ODS), dengan mendaftar online di https://ods.ums.ac.id. "Target kita sekitar 9.000 mahasiswa, dengan sistem quota. Jika sudah terpenuhi, akan menutup dengan sendirinya."

Pada bagian lain, Ketua Tim Promosi ODS UMS, Ratnanto mengungkapkan, dengan 35.000 mahasiswa aktif serta 12 fakultas dan 52 program studi, UMS yang telah berkarya 61 tahun, telah memiliki reputasi nasional maupun internasional. Di UMS, calon mahasiswa setidaknya akan mendapatkan kualitas perguruan tinggi yang memiliki kualitas unggul, sebab intitusi UMS terkreditasi A, diakui dunia sebagai 5th Islamic Universitas in The Word UNIRANK- 2019, dan masuk jajaran Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Asia versi UNIRANK 2019. "Bahkan QS Star menobatkan UMS tahun 2015-2018, dengan predikat PTS terbaik." pungkasnya. (Risqi/Humas)