Transformasi Tari Tradisi dalam Seni Robotik
Tentang Tari Oleg Tamuliliang
Spesifikasi Robot

Tentang Tari Oleg Tamuliliang

Tari Oleg Tamulilingan berasal dari kata Oleg yang berarti "gerakan lemah gemulai" dan kata Tamulilingan yang berarti "kumbang" yang berasal dari Pulau Bali. Tari Oleg Tamulilingan menggambarkan dua ekor kumbang jantan dan kumbang betina yang sedang bersenangsenang di taman bunga sambil bermain-main, mengisap madu dan sari-sari bunga dan kemudian berterbangan satu sama lainnya, yang diinterpretasikan sebagai tari percintaan, karena pada akhir tarinya mereka menunjukkan gerak tari berkasih-kasihan.

Musik yang biasanya digunakan untuk Tari Oleg Tamulilingan adalah musik atau gamelan Gong Kebyar yang berlaras pelog. Musik satu ini bersifat dinamis dan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari Tari Oleg Tamulilingan karena telah membentuk karakter tarian tersebut.

Kostum Tari Oleg Tamulilingan adalah Konfigurasi atribut Visual yang menyertai gerak yang terdiri dari petitis (hiasan kepala yang dihiasi dengan bunga emas dan bunga hidup), badong (hiasan dileher) yang terbuat dari kulit. gelang kana (hiasan tangan) yang terbuat dari kulit, sabuk prada (pengikat pinggang yang terpasang dari pinggang sampai dada) yang terbuat dari kain yang diprada. Kamben prada (kain yang diprada), serta tapih (kain panjang) yg terurai dan terseret diatas lantai, yang dirangkai dengan ornamen desain Bali.

Spesifikasi Robot

  1. Setiap tim diharuskan membuat robot humanoid sendiri, dengan dua robot otomatis dan mampu melakukan gerak tari untuk mengikuti musik kesenian "Tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan"
  2. Robot yang dibuat harus memiliki kemampuan untuk bergerak mengikuti alunan musik "Tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan" yang dimainkan saat lomba berlangsung
  3. Robot harus dirancang untuk dapat mendengar alunan musik melalui transmiter bluetooth
  4. Robot harus direncang untuk mampu mendengar perubahan musik sebagai dasar perubahan gerak tari
  5. Robot harus memiliki bagian yang dapat disebut sebagai sistem kaki, tubuh, tangan, dan kepala
  6. Derajat kebebasan robot minimal 24 (dua puluh empat), dengan dua derajat kebebasan sebagai penggerak pinggul dan kaki berputar 2700
  7. Robot harus dapat melakukan gerak tari mengikuti alunan musik tari yang diperdengarkan melalui transmitter bluetooth
  8. Komunikasi antar dua robot diperbolehkan
  9. Komunikasi langsung maupun tidak langsung di luar kedua robot tidak diperbolehkan
  10. Selama Lomba berlangsung, robot tidak boleh memecah diri menjadi beberapa robot dan bagian-bagian robot yang tidak dapat bergerak
  11. Tinggi robot 55±5cm tidak termasuk asesori
  12. Rentang tangan atau kaki robot maksimal 600 mm diukur dari ujung jari tangan/kaki kanan ke kiri pada saat tangan/kaki membuka selebar-lebarnya
  13. Lebar telapak kaki maksimum 150 cm2 yang dapat berbentuk lingkaran, elip atau persegi empat
  14. Berat satu robot maksimal 20 kg
  15. Tegangan catu daya DC tidak dibatasi dan harus menempel pada robot dan dihitung sebagai berat
  16. Sumber tegangan harus berasal dari baterai Accu Kering (lead acid), NiCd, NiMH, LitIon, atau Lit-Polymer. Tidak diperkenankan menggunakan accu yang berisi cairan basah
  17. Aktuator gerak dapat dirancang berbasis elektromotor, system pneumatik maupun sistem hidrolik
  18. Setiap Robot harus dapat di-start hanya dengan satu tombol di badan robot dengan posisi tombol start mudah dijangkau
  19. Aksesoris dan pakaian disesuaikan dengan " Tari Oleg Tamulilingan gaya Peliatan"
Baca panduan lomba
Arena KRSTI