
Dosen FK UMS Raih Penghargaan E-Poster Terbaik ISMOAC 2026
Poster dosen UMS berisi kajian pemanfaatan AI dalam penelitian perawatan intensif obstetri global.
Ginting Baharudin Putra, mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), kembali mengharumkan nama Indonesia. Ginting berhasil meraih Juara 2 pada Nusantara Kesatu Championship Pencak Silat 2025 kategori Fighter Putra 61-65 kg yang dihelat di Singapura.
Ginting mengungkapkan, kejuaraan bergengsi tersebut diikuti 5 negara jiran yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Thailand.
Selama kompetisi, Ginting bertanding sebanyak tiga kali. Hal tersebut karena sistem pertandingan yang mengadopsi sistem round robin.
“Kejuaraan ini menggunakan sistem round robin yang ditentukan oleh poin, tidak seperti biasanya yang menggunakan sistem gugur sekali main kalah,” ujarnya dalam wawancara daring, Kamis (5/6/2025).
Pada babak pertama, Ginting harus meladeni perwakilan dari Negeri Gajah Putih Thailand. Kemenangan pada babak pertama mengantarkannya pada babak selanjutnya, kali ini berhadapan dengan tuan rumah Singapura.
Sempat takluk oleh tuan rumah, Ginting kembali bangkit pada babak terakhir saat melawan Malaysia. Dua kemenangan tersebut cukup membuat Ginting menyandang runner up di kejuaraan yang baru pertama kali digelar itu.

Ginting (kiri) berfoto bersama para kampiun Nusantara Kesatu Championship Pencak Silat 2025 kategori fighter putra 61-65 kg, Singapura, 1 Juni 2025. Dok.Pribadi
Meski gagal membawa kampiun, ia tetap bersyukur dan bangga atas pencapaiannya. Terlebih ketika mengingat bahwa ia mewakili Indonesia pada kejuaraan kali ini.
“Pesan saya yaitu tetap percaya pada proses, usahakan semuanya dengan maksimal, jangan setengah-setengah dan terus ber-positive thinking,” pesannya.
Ketua Program Studi Penjas UMS, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., turut memberikan apresiasi untuk prestasi Ginting.
“Prestasi di tingkat internasional mahasiswa kami menjadi bukti bahwa Penjas UMS siap berkontribusi untuk target UMS menjadi World Class University. Prodi memberikan ruang dan fasilitas bagi mahasiswa untuk berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik,” pungkasnya.
Penulis: Besti Reina
Editor: Al Habiib Josy Asheva

Poster dosen UMS berisi kajian pemanfaatan AI dalam penelitian perawatan intensif obstetri global.
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.