Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus berkomitmen mendukung internasionalisasi kampus melalui penyelenggaraan The International Conference on Communication, Society, and Digital Media (Comsocia) 2026. Digelar secara hibrid di Hotel Mercure Surakarta, Kamis (9/7/2026), Comsocia mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas isu-isu strategis komunikasi, masyarakat, dan transformasi media digital.
Penyelenggaraan Comsocia 2026 menjadi salah satu langkah nyata UMS dalam memperkuat jejaring akademik global. Sebanyak 74 paper dipresentasikan dalam berbagai sesi panel yang berlangsung secara luring maupun daring. Konferensi ini juga diikuti sekitar 120 peserta yang berasal dari berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia, Malaysia, Singapura, Afrika Selatan, dan Prancis.
Ketua Panitia Comsocia 2026 Dr. Andika Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh penulis yang telah mempercayakan karya ilmiahnya pada konferensi tersebut. Menurutnya, kualitas naskah yang diterima tahun ini menunjukkan perkembangan penelitian komunikasi yang semakin inovatif dan relevan dengan tantangan global.
“Paper-paper yang dipresentasikan menunjukkan kualitas yang sangat baik serta menawarkan gagasan yang inovatif dalam menjawab berbagai persoalan komunikasi di era digital. Kami berharap konferensi ini menjadi ruang kolaborasi yang mampu melahirkan penelitian bersama dan memperkuat jejaring akademik internasional,” ujar Andika, Sabtu (11/7/2026).
Forum ilmiah tersebut menghadirkan ruang diskusi dan membuka peluang kolaborasi riset lintas negara. Kehadiran peserta dari berbagai belahan dunia mencerminkan semakin luasnya jejaring akademik yang berhasil dibangun Program Studi Ilmu Komunikasi UMS.
“Melalui Comsocia 2026, Program Studi Ilmu Komunikasi UMS kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang aktif membangun kolaborasi akademik internasional sekaligus mendorong lahirnya penelitian-penelitian berkualitas yang berkontribusi bagi perkembangan ilmu komunikasi,” tambah Andika.
Comsocia 2026 menghadirkan lima pembicara bereputasi internasional, yakni Dr. Muhammad Sulhan dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Dian Purworini dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Gedala Mulliah Naidoo dari University of Zululand, Afrika Selatan, Prof. Syahruddin Awang Ahmad dari Universiti Malaysia Sabah, Malaysia, serta Leila Moudjadi, Ph.D. dari Toulouse University, Prancis.

Berbagai perspektif yang disampaikan para pembicara memperkaya pembahasan mengenai komunikasi digital, media, komunikasi strategis, tata kelola informasi, hingga tantangan komunikasi global di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.
Selain menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, Comsocia 2026 juga memberikan kesempatan publikasi bagi para penulis pada berbagai jurnal bereputasi. Naskah yang lolos proses seleksi akan direkomendasikan untuk dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1, jurnal nasional terakreditasi Sinta 2, Sinta 3, Sinta 4, dan Sinta 5, serta jurnal internasional yang diterbitkan oleh LSP Malaysia.
Prof. Gedala Mulliah Naidoo, Deputy Dean: Research, Innovation and Community Engagement, University of Zululand, Afrika Selatan, mengapresiasi Comsocia 2026. Ia menyebut kehadirannya di UMS menjadi bagian dari penguatan kerja sama dan kemitraan akademik yang telah terjalin antara University of Zululand dan UMS.
“Saya yakin Comsocia akan terus berkembang menjadi konferensi internasional yang unggul. Dengan berbagai peningkatan dan inovasi yang dilakukan setiap tahun, konferensi ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu konferensi terkemuka di bidang ilmu komunikasi,” ujar Gedala.
Penulis: Maysali Sudarwati
Editor: Gede Arga Adrian
Mahasiswa Internasional
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







