Memasuki hari ketiga pertukaran mahasiswa (inbound) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), delegasi asal Uzbekistan berkesempatan mengikuti kegiatan pembelajaran dalam kelas bersama mahasiswa UMS lainnya.

Sebanyak tujuh mahasiswa Jurusan Manajemen Millat Umidi Univeristy mengikuti pembelajaran dalam kelas, yang digelar oleh Program Studi Manajemen UMS, Rabu (7/5). Bersama sejumlah mahasiswa UMS asal Indonesia lainnya, mereka tampak antusias mendengarkan materi mengenai kewirausahaan era digital yang disampaikan dosen Manajemen UMS, Kussudyarsana, S.E., M.Si., Ph.D.

Pria yang akrab disapa Uud itu menjelaskan kewirausahaan sangat penting bagi mahasiswa. Tujuannya agar mahasiswa memiliki alternatif usaha lain, tanpa perlu bergantung sebagai karyawan. 

“Entrepreneurship itu harus dikembangkan karena dia bisa membuat bisnis baru, membuka lapangan pekerjaan, dan berkontribusi bagi komunitas, masyarakat, dan negara,” ujarnya. 

Dirinya juga aktif mengajak diskusi mahasiswa Uzbekistan. Ketujuh mahasiswa asing itu tampak antusias membagikan pengalamannya dan berdiskusi bersama Uud. 

Uud memandang kehadiran mahasiswa Uzbekistan untuk mengikuti kelas tatap muka seperti ini sangat penting. Menghadirkan interaksi budaya antara mahasiswa UMS dengan mahasiswa Uzbekistan. 

“Dalam lingkup global itu kan kita akan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai negara. Mahasiswa UMS juga bisa memahami perbedaan budaya lewat program ini,” lanjut Uud.

Tak hanya mendengarkan materi, mahasiswa Uzbekistan juga melakukan diskusi kelompok mengenai identifikasi masalah di lingkungan sekitar. Tujuannya untuk memunculkan ideasi pengembangan wirausaha baru. 

Para mahasiswa dibagi ke dalam lima kelompok. Masing-masing terdiri dari satu sampai dua mahasiswa asing. Mereka tampak asyik mendiskusikan masalah dan mengusulkan gagasan. 


Mahasiswa UMS dan mahasiswa Uzbekistan berfoto bersama usai kelas kewirausahaan di smart classroom Prodi Manajemen UMS, Rabu, 7 Mei 2025. Humas UMS/Luqman Hakim

Salah satu mahasiswa Uzbekistan, Abdulaziz Rikhsiboev, mengaku banyak mendapat pengalaman baru atas sesi kelas hari ini. Abdulaziz menuturkan berdiskusi dengan mahasiswa Indonesia memiliki kesan tersendiri, karena setiap orang berani untuk membagikan idenya. 

Dia mengapresiasi teman-teman mahasiswa UMS yang membuat analisis situasi secara detail. Usai diskusi rampung, Abdulaziz berkesempatan mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas.

”Pak Uud melakukan yang terbaik untuk memaparkan materinya dan kelasnya sangat interaktif. Apalagi teman-teman juga sangat mampu menganalisis masalah secara komprehensif,” ujarnya bangga. 


Penulis: Gede Arga Adrian

Editor: Maysali Sudarwati

Student Stories

image-featured
5 Juni 2026

Some journeys point outward. Akimana Cedrick’s has been the other direction. His years in Indonesia are measured inward.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
30 April 2026

She once thought Komodo lived everywhere in Indonesia. Now she studies in the homeland of the dragon.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
17 Maret 2026

Students learn ethics, pass the exam, and walk out unchanged. A Bangladeshi researcher wanted to know why.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.