Proses dan Tantangan
Cara Kerjanya
Rencana Mendatang

Saat kita mendengar nama Metaverse, barangkali kita terbayang sebuah dunia virtual yang membebaskan kita untuk melakukan berbagai hal mulai dari jalan-jalan, bermain gim, hingga berbelanja. Semua dilakukan pada waktu dan tempat yang sama. 

Metaverse menjadi populer saat perusahaan Facebook memutuskan untuk berganti nama menjadi Meta di paruh kedua 2021. Saat itu, Mark Zuckerberg lah yang aktif menggaungkan istilah Metaverse sehingga populer di penjuru dunia. Zuckerberg mengusung konsep Metaverse sebagai seperangkat ruang virtual yang dapat digunakan untuk menjelajah tanpa memerlukan kontak fisik antar penggunanya. 

Melansir CNBC Indonesia, Jumat (17/12/2021), Metaverse adalah internet yang bisa Anda masuki. Sebuah dunia komunitas virtual tanpa akhir di mana orang-orang dapat saling terhubung, bekerja, bertemu, hingga bermain dengan menggunakan perangkat virtual reality glasses atau kacamata virtual. 

Kecanggihan Metaverse menginspirasi Ikhsan Fadil, mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika (PTI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), untuk menjadikan UMS ke dalam bentuk virtual, mengajak kita berkelana di UMS versi dunia maya. “Kami menamainya UMSVerse, suatu media pengenalan lingkungan kampus,” tutur Ikhsan kepada kami, Kamis (28/12/2023).

Proses dan Tantangan

Mendung di penghujung tahun tidak menyurutkan langkah kami menuju Kampus 1 UMS. Kami menemui Ikhsan untuk menggali lebih dalam UMSVerse yang ia kembangkan.

“Awalnya itu kepikiran soalnya prodi mempunyai alat VR glasses. Terus dari dosen juga ingin membuat sebuah UMSVerse, di dalamnya dibuatkan sebuah lingkungan yang ada Gedung Induk Siti Walidah dan Edutorium UMS,” ujar Ikhsan.


Mendapat lampu hijau dari prodi, mulailah ia melakukan riset mengenai realitas virtual di bawah bimbingan Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., Dosen PTI UMS. Platform internet seperti Youtube hingga Google Maps menjadi sumber informasi utama Ikhsan dalam mengembangkan UMSVerse. Ia bahkan tak segan-segan terjun ke lapangan untuk observasi lingkungan sekitar Gedung Induk Siti Walidah dan Edutorium UMS.

“Saya melakukan observasi lapangan, melihat dari website internet untuk foto-foto, dan juga Google Maps untuk mengetahui letaknya. Saya juga mempelajari miniatur gedungnya,” papar dia.

Setelah melakukan serangkaian observasi, mulailah ia membuat rancang bangun tiga dimensi dari data yang ia peroleh. Tiga bulan sudah ia habiskan untuk menciptakan dunia virtual UMSVerse dengan memanfaatkan software Blender dan Unity.


Rancang bangun UMSVerse yang dikembangkan Ikhsan.

“Saya membuat dari sebuah aplikasi untuk 3D-nya menggunakan Blender. Setelah proses itu dibuat, saya export aset material 3D-nya kemudian saya masukkan ke dalam satu aplikasi namanya Unity untuk menyusun material 3D menjadi virtual reality,” jelas mahasiswa asal Banten itu.

Waktu tiga bulan boleh jadi terbilang singkat. Akan tetapi, bagi Ikhsan, proses membangun UMSVerse tidak semudah membalikkan telapak tangan. Baginya, tantangan terbesarnya terjadi saat ia mendesain aset bangunan ke dalam bentuk tiga dimensi.

“Tantangan terbesar menurut saya saat membuat aset bangunannya. Proses itu membutuhkan waktu yang lama. Apalagi saya harus belajar dulu ini. Jadi lumayan membutuhkan waktu juga,” lanjut Ikhsan. 

Setelah melalui berbagai aral melintang, kerja keras yang selama ini dilakukan akhirnya membuahkan hasil. UMSVerse berhasil dijajal banyak pengunjung dan dipamerkan dalam berbagai event, mulai dari Solo Edu Expo 2023 di Graha Solo Raya hingga Expo Produk Inovatif Dosen dan Mahasiswa UMS 2023 di Edutorium UMS.

“Nantinya kami juga akan memamerkan UMSVerse pada 11 Januari 2024 di event Sana Sini 2024. Tak hanya itu, tentunya UMSVerse akan hadir di acara-acara lainnya untuk memperkenalkan kampus UMS,” imbuh dia. 

Cara Kerjanya

Kami berkesempatan merasakan sensasi berpetualang dalam realitas virtual UMSVerse. Alat yang kami gunakan adalah produk keluaran 2022 dengan nama Meta Quest 2. Di dalamnya terdapat VR headset yang dilengkapi silikon pelindung untuk memberi kenyamanan ekstra saat digunakan. 


Selain headset, perangkat Meta Quest 2 juga dilengkapi dua buah controller untuk membantu pengguna memainkan fitur di dalam virtual reality. Meta Quest 2 juga dilengkapi dua buah baterai AA, adapter, kabel charger, dan glasses spacer.

Cara kerjanya cukup mudah. Pertama kami memasangkan VR headset di kepala dan mengatur karet penahan agar headset yang kami gunakan aman dan nyaman. Kemudian, kami mulai masuk ke dalam dunia virtual UMSVerse. 


Cara menggunakan VR headset dibantu oleh Ikhsan.

Kami menggunakan perangkat controller untuk membantu gerak kami dalam dunia virtual. Perangkat controller itu dilengkapi beberapa tombol. Controller kanan untuk teleportasi dan melihat ke arah kanan, kiri, dan belakang. Sedangkan controller kiri untuk bergerak maju dan mundur. Sedangkan untuk melihat arah dan suasana UMSVerse, cukup menggerakkan kepala, selayaknya melihat sekeliling di dunia nyata.

“Ini controller yang kiri untuk maju atau mundur. Kalau yang kanan untuk memilih atau mengeklik opsi di VR-nya. Terus kalau mau lihat kanan, kiri, depan, atau belakang, tinggal gerakin kepalanya saja,” kata Ikhsan saat membimbing kami menggunakan VR headset. 

Rencana Mendatang

Seusai mencoba perangkat realitas virtual dan menjelajahi UMSVerse, kami mengobrol santai dengan Ikhsan tentang rencana pengembangan lanjutan di masa mendatang.

Dari lubuk hati terdalam, Ikhsan berharap realitas virtual yang ia kembangkan dapat memberikan kontribusi positif bagi UMS.

“Harapannya, semoga dengan adanya VR UMSVerse ini bisa memberikan kontribusi yang baik kepada kampus dalam mengenalkan lingkungan kampus, dan dapat berpartisipasi dalam acara-acara yang akan datang,” ungkapnya.

Akan tetapi, ia tidak menampik fakta terdapat beberapa kekurangan pada realitas virtual yang ia bangun. Ikhsan mengamini perlu adanya pembaharuan di beberapa aspek mulai dari fitur, fasilitas gedung, hingga kualitas grafis.

“Sekarang ini VR-nya baru masuk sampai Gedung Induk Siti Walidah lantai 2 saja. Nah, sekarang ini saya mau upgrade lagi mau menambahkan beberapa material seperti menambahkan eskalator di Edutorium dan menambahkan tangga,” kata Ikhsan.

Selain itu, dirinya mengaku masih terkendala pengembangan realitas virtual Gedung Induk Siti Walidah lantai 3 - 7. Ikhsan mengaku dirinya belum menemukan gambaran konsep untuk lantai-lantai tersebut. Ia tidak menutup kemungkinan mengajak mahasiswa PTI lainnya untuk melanjutkan UMSVerse dengan mengembangkan gedung-gedung lain di UMS. 

Di samping pengembangan lanjutan, kualitas grafis juga menjadi tantangan. Hal ini akan memengaruhi kinerja alat virtual reality dalam memberikan sensasi dan pengalaman menarik bagi penggunanya.

“Kualitas gambar dalam konteks VR dapat memengaruhi pengalaman dan kinerja secara keseluruhan. Pengaruhnya tergantung pada beberapa faktor, termasuk jenis headset VR, spesifikasi perangkat keras, dan sensitivitas pengguna,” pungkasnya.


Penulis: Gede Arga Adrian

Editor: Al Habiib Josy Asheva

Tertarik belajar Virtual Reality seperti Ikhsan?

Berita Unggulan

image-featured
23 Juli 2026

Penyelenggaraan Summer Camp 2026 menjadi upaya Fakultas Teknik UMS menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional yang mengintegrasikan inovasi, eksplorasi budaya, dan kolaborasi lintas negara.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
22 Juli 2026

Kegiatan edukasi ini menyasar pada warga lansia dan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Desa Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
21 Juli 2026

Program Smart Body Care terdiri atas lima kegiatan utama, yaitu Kenali Tubuhku, Sentuhan Aman, Tutur Santun, Sistem Deteksi Dini, dan Sapa Diri yang bertujuan membentuk lingkungan sekolah lebih aman dan ramah bagi siswa tunagrahita.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge

UMS Newsletter

Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.

Baca sajian tulisan berkualitas dalam rubrik unggulan ums.ac.id

icon

Penelitian

Artikel ilmiah populer dari penelitian dosen UMS.

icon

Teropong Jagat

Artikel mendalam dilengkapi infografik.

icon

Kiprah

Biografi dosen dan mahasiswa berprestasi di UMS.

icon

Cerita Alumni

Cerita alumni UMS dalam meniti kariernya.