Berawal dari Diskusi Warmindo
Perjalanan tim ini bermula dari perbincangan santai di sebuah warung makan sederhana. Marko, mahasiswa Teknik Mesin UMS yang aktif dalam perlombaan inovasi, secara tidak sengaja mengobrol dengan Rival yang juga dari mahasiswa Teknik Mesin membahas mengenai berbagai tantangan di dunia industri dan kesehatan.
Dari obrolan santai tersebut, muncul gagasan untuk menciptakan sebuah solusi berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Keresahan terhadap sistem pencatatan kesehatan yang masih manual dengan menggunakan kertas, mendorong mereka untuk menciptakan solusi berbasis teknologi.
Inspirasi inovasi mereka muncul saat melihat sistem pencatatan pasien di klinik masih berbasis kertas. Mereka berpikir, mengapa tidak membuat sistem berbasis digital yang lebih efisien? Dari situ, lahirlah MedLink Smart, sebuah sistem berbasis Internet of Medical Things (IoMT) yang mengintegrasikan data pasien secara real-time, mulai dari diagnosis hingga pengambilan obat di apotek.
Mereka kemudian mengajak beberapa mahasiswa dari disiplin ilmu lain untuk turut serta dalam pengembangan ide ini. Akhirnya, terbentuklah tim yang terdiri dari lima mahasiswa, di antaranya: (1) Marko Refianto, (2) Muhammad Aditya Rivalta, (3) Muhammad Satria Ananta, (4) Muhammad Miftahul Huda, dan (5) Aswa Arsa Kumala, dengan latar belakang bidang yang berbeda beda dari teknik mesin, teknik informatika, teknik elektro dan kedokteran.
Kombinasi keahlian dari berbagai bidang ini menjadi kunci utama dalam merancang inovasi yang tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Sebelumnya, tim ini telah berpartisipasi dalam UMS International Innovation Day (UIID) 2024 dan berhasil meraih Juara 2 dalam kategori Internet of Things (IoT). Keberhasilan tersebut mendorong mereka untuk melangkah lebih jauh ke kompetisi internasional di Thailand.
Keunggulan Produk Inovasi
MedLink Smart adalah solusi kesehatan berbasis IoT yang menghadirkan sistem pemantauan pasien secara real-time menggunakan sensor medis canggih, seperti MPX5050DP untuk tekanan darah dan MLX90614 untuk suhu tubuh. Dengan integrasi otomatis ke sistem rekam medis elektronik berbasis web server, produk ini memastikan akurasi tinggi, meminimalkan kesalahan manual dan intervensi tenaga medis. Fitur pemantauan jarak jauh juga mendukung efisiensi operasional dan pengambilan keputusan klinis yang lebih tepat.

Detail komponen Medlink Smart.
Keunggulan utama Medlink Smart terletak pada efisiensi pengelolaan data medis dan kontribusinya dalam mendukung pemerataan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil. Dalam jangka panjang, produk ini berperan penting dalam transformasi layanan kesehatan modern berbasis teknologi pintar, sejalan dengan visi society 5.0 untuk menciptakan kesejahteraan sosial yang inklusif dan berkemajuan.
Produk ini menggunakan dua vital sense, yaitu tensi dan termometer, yang langsung terkirim ke sistem berbasis localhost (prototype). Jika diterapkan di institusi kesehatan, datanya bisa dikirim ke server atau firebase. Ada tiga interface, yakni:
Untuk tenaga medis dan pasien - Cukup scan ID card, data vital sign langsung masuk ke sistem secara real-time.
Untuk dokter – Diagnosis langsung diinput ke sistem tanpa pencatatan manual.
Untuk farmasi – Rekomendasi obat dari dokter langsung terbaca di apotek, sehingga apotek bisa menyiapkan obat tanpa kesalahan pencatatan.
Keunggulan sistem ini adalah meminimalkan kesalahan pencatatan manual dan meningkatkan efisiensi waktu. Dalam pengujian manual, waktu yang dibutuhkan berkurang dari 24 menit menjadi hanya 4 menit.
Pengalaman Selama Perlombaan
Dalam kompetisi ini, tim UMS harus menyampaikan presentasi dalam waktu yang sangat terbatas, yaitu tiga menit di panggung utama dan lima menit untuk sesi tanya jawab dengan juri. Strategi utama mereka adalah fokus pada permasalahan nyata yang dihadapi dunia kesehatan, serta bagaimana MedLink Smart mampu menjadi solusi yang efektif.
Tim juga berusaha menampilkan demonstrasi sistem mereka dengan cara yang sederhana namun menarik, sehingga juri dapat dengan mudah memahami konsep dan manfaat dari inovasi ini.
Hasilnya, kerja keras mereka terbayar lunas. Tim UMS berhasil meraih gold medal dan special award, sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa inovasi anak bangsa mampu bersaing di kancah internasional. Prestasi ini semakin membanggakan karena kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dan diselenggarakan oleh Kementerian Riset Thailand.

(Dari kiri) Muhammad Satria Ananta, Marko Refianto, Muhammad Adityo Rivalta, perwakilan tim Medlink Smart, saat mengikuti Thailand Inventors' Day di Bangkok, 2-6 Februari 2025. Dok. Pribadi
Masa Depan dan Peluang MedLink Smart
Setelah sukses di Thailand, tim UMS tidak berhenti di situ. Mereka berencana untuk terus mengembangkan MedLink Smart dengan menambahkan berbagai fitur baru, seperti monitoring cairan infus secara otomatis dan sistem pemantauan ruang tindakan medis agar sistem ini semakin lengkap dan lebih bermanfaat bagi tenaga medis serta pasien.
“Kami berharap inovasi ini bisa benar-benar diterapkan di rumah sakit dan klinik di Indonesia. Dengan adanya sistem ini, kami ingin membantu meningkatkan efisiensi layanan kesehatan melalui teknologi,” ujar Marko salah satu anggota tim dengan penuh semangat.
Prestasi ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi UMS, tetapi juga menjadi bukti bahwa inovasi anak bangsa memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif di skala global. Tim berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar inovasi mereka dapat terus berkembang dan benar-benar diterapkan di dunia medis.
Dengan semangat dan kerja keras, bukan tidak mungkin MedLink Smart akan menjadi inovasi yang mampu mengubah wajah pelayanan kesehatan di masa depan.
Penulis: Fika Annisa’ Sholihah
Editor: Al Habiib Josy Asheva
Desainer: Salsabila Kamila Wardah
Seputar Kampus
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.







