
Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bertepatan pada bulan Ramadan penuh rahmat menggelar Sekolah Tarjih dengan tema “Manhaj Tarjih Muhammadiyah dalam Merespon Permasalahan Sosial dan Kemanusiaan”, Jumat (7/4). Pelaksanaan Sekolah Tarjih PK IMM Muhammad Abduh ini digelar selama 3 hari.
Tentang Materi
“Besar harapannya, peserta Sekolah Tarjih mampu merespon permasalahan sosial dan kemanusiaan khususnya tentang problematika peribadahan saat kebencanaan. Seperti yang umum ketahui, bahwa Muhammadiyah adalah salah satu ormas yang sangat tanggap dalam merespon kebutuhan sosial dan kemanusiaan. Bahkan Muhammadiyah memiliki lembaga kerelawanan khusus untuk menangani kebutuhan masyarakat dan bantuan kemanusiaan yang dinamakan MDMC. Kemudian, bagaimana keputusan Muhammadiyah yang ditetapkan dalam tarjih Muhammadiyah mengenai peribadahan ketika sedang melakukan aksi sosial tersebut? Tentunya dalam keadaan yang tidak bersih secara sempurna, bagaimana pula tarjih Muhammadiyah merespon terkait cara beribadah saat terjadi bencana? Maka dari itu, materi ini akan mengulas lebih lanjut dan menjadi tema utama dalam Sekolah Tarjih kali ini,” ujar Sabilla selaku Kabid TKK Abduh 2023.
Adapun materi yang akan disampaikan ialah sebagai berikut :
- Materi 1 : Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Pendekatan Manhaj Tarjih Muhammadiyah
- Materi 2 : Sumber Hukum dan Metode Istinbat Klasik dan Kontemporer
- Materi 3 : Paradigma Manhaj Tarjih Muhammadiyah
- Materi 4 : Masalah Ibadah Saat Bencana Sesuai Fikih Kebencanaan Tarjih Muhammadiyah (MDMC)
- Materi 5 : Praktik Terkait Paradigma Manhaj Tarjih dengan Isu Terkini
Sekolah Tarjih PK IMM Muhammad Abduh ini menghadirkan 4 pemateri, yaitu Dr. Imron Rosyadi, Haidar Mubarak, Lc. M.H., Ruswa Darsono, S.T., dan Furqon Hasbi, Lc. M.Ag.
Tujuan Sekolah Tarjih
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai komisariat dan cabang, internal maupun eksternal, di antaranya ada PK IMM K.H. Mas Mansur UMS, Ma’had Abu Bakar Putra, dan IMM FKIP UMS, PC IMM Kudus, dan PC IMM Semarang. Sekolah Tarjih merupakan salah satu tahap perkaderan awal yang bertujuan agar kader dapat memahami definisi dari sumber hukum agama Islam, prosedur, dan metode pelaksanaan manhaj tarjih Muhammadiyah.
Selain itu, Sekolah Tarjih ini juga memiliki tujuan yang lebih besar, yakni untuk revitalisasi atau penguatan kembali gerakan dakwah Muhammadiyah mengenai pemahaman tentang manhaj tarjih, berupa kegiatan dan aktivitas intelektual untuk merespon permasalahan sosial dan kemanusiaan dari sudut pandang serta ijtihad agama Islam.
Dengan terbentuknya pemahaman dan adanya pengalaman terhadap permasalahan sosial, kader Muhammadiyah khususnya dapat menghadapi secara langsung ketika di lapangan nantinya dan siap diterjunkan ke masyarakat secara langsung. Sehingga dengan respon sosial serta kemanusiaan secara langsung dapat terciptanya habluminnanas yang baik dan terciptanya ukhuwah Islamiyah.
Output dan Outcome Sekolah Tarjih
“Output yang diharapkan dari Sekolah Tarjih yaitu kader dapat menganalisis manhaj tarjih Muhammadiyah dan hukum fikih kebencanaan Muhammadiyah. Sedangkan, untuk outcome, yakni teraplikasikannya hukum tarjih dan fikih Muhammadiyah sebagai pedoman aktivitas dalam merespon permasalahan sosial dan ibadah saat bencana,” terang Sabilla.
“Dalam kegiatan Sekolah Tarjih ini setidaknya panitia dapat semakin mendewasakan skill dalam merancang sebuah kegiatan perkaderan kemudian untuk peserta Sekolah Tarjih yang berlangsung 3 hari ini tidak berhenti sampai di sini saja. Namun, dapat menjadi gerbang awal peserta dalam memahami bagaimana metodologi tarjih itu dalam masa awal tarjih dan perkembangan tarjih abad kedua ini, karena dalam sejarah, tarjih Muhammadiyah terus mengalami perkembangan dan penyesuaian dengan kondisi zaman. Alumni Sekolah Tarjih tahun 2023 ini baik panitia maupun peserta semoga berkesan dan wawasan dan keilmuan yang didapat tidak berhenti dengan individu, tapi diajarkan atau sharing kepada orang lain,” imbuh Jermanda Ridwan selaku Ketum Abduh 2023.
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.



