
Pesantren Mahasiswa (Pesma) Internasional K.H. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima studi banding dari Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung secara virtual melalui Zoom Meeting, Selasa (2/7).
Direktur Pesma Unisa Bandung, Nur Rohmah S.Ag., MHSc. menyampaikan rasa bahagianya karena dapat bersilaturahmi ke Pesma UMS walaupun secara daring.
“Kegiatan kali ini kami harapkan dapat melakukan sharing terkait bagaimana pengelolaan Pesma K.H. Mas Mansur,” ungkapnya.
Sambutan Hangat
Dalam kesempatan itu, Direktur Pesma UMS, Muamaroh, Ph.D. menerima dengan senang hati Unisa Bandung untuk bersilaturahmi secara daring. Muamaroh mengatakan pihaknya akan menyambut hangat apabila Unisa akan berkunjung ke Solo nantinya.
Sebelum memulai sesi diskusi, Muamaroh memperkenalkan terlebih dahulu jajaran pengelola Pesma UMS sebagai salah satu bentuk sambutan hangat.
“Sebelum saya memaparkan beberapa informasi, saya perkenalkan dari pengelola Pesma UMS yang membantu dalam mengelola pembelajaran maupun pengelolaan sarana prasarana,” ujar Muamaroh.
Mempererat Silaturahmi Kampus
Menurut Nur Rohmah, selain bertujuan untuk diskusi, kegiatan ini juga mempererat tali persaudaraan antara UMS dengan Unisa Bandung.
Nur Rohmah mengatakan pihaknya harus mempelajari pengelolaan Pesma UMS yang lebih dulu ada ketimbang Pesma Unisa yang baru berjalan selama tiga tahun.
“Ingin berupaya menjadikan pesma yang kami bangun semakin kuat, kokoh, dan bermanfaat bagi khalayak umat seperti yang sudah dilakukan oleh Pesma UMS,” terang Nur Rohmah.
Tak Sekadar Slogan
Dalam diskusi tersebut, Direktur Pesma UMS memaparkan mekanisme pengelolaan Pesma UMS mulai dari kebijakan pengelolaan keuangan, pengkaderan asrama, hingga pencapaian visi dan misi Pesma UMS.
“Pesma Internasional juga sudah terdaftar di Kementerian Agama,” tambahnya.
Tak hanya itu, Muamaroh menerangkan nilai-nilai yang ditanamkan kepada Civitas academica Pesma.
“Seperti Panca Jiwa (Sincerity, Honesty, Hard Work, Responsibility, Brotherhood), Lima Budaya Pesma (Bangun Pagi & Tidur Malam Cepat, Salat Jamaah, Baca Al-Qur’an, Belajar dan Olahraga) dan 5B (Bertakwa, Berakhlak, Berkontribusi, Berprestasi, dan Berbahagia), terus diinternalisasi agar bukan hanya slogan tetapi juga diterapkan,” tutur Muamaroh.
Lebih lanjut, Muamaroh menjelaskan Pesma UMS telah melakukan digitalisasi pada sistem yang dijalankan, seperti laman web mypesma.ums.ac.id, Sistem Informasi Akademik, dan Presensi Online.
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.



