Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil menduduki peringkat 401-600 dunia dalam Overall Sustainability Impact Ratings, dari 1.603 institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia. Capaian tersebut sekaligus menempatkan UMS sebagai Perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dengan peringkat tertinggi dalam pemeringkatan THE Sustainability Impact Ratings 2026.
Koordinator Bidang Reputasi Global Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional UMS Ayu Khoirotul Umaroh, S.K.M., M.K.M. menyampaikan hasil tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pada THE Impact Rankings 2025, UMS masih berada pada kelompok peringkat 1001–1500 dunia, sehingga capaian tahun ini menunjukkan penguatan performa institusi dalam mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) secara terukur dan berkelanjutan.
“Pencapaian ini sangat membanggakan karena menunjukkan bahwa berbagai program yang dijalankan UMS dalam mendukung SDGs mulai mendapatkan pengakuan yang lebih kuat di tingkat internasional. Ini juga menjadi indikator bahwa upaya yang dilakukan civitas academica berjalan pada arah yang tepat,” ujar Ayu, Rabu (24/6/2026).
Menurut Ayu, peningkatan peringkat tersebut mencerminkan kualitas akademik dan dampak nyata yang dihasilkan UMS, melalui pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, kemitraan, dan tata kelola institusi berkelanjutan.
Salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan UMS masuk Top 100 dunia pada SDG 1 No Poverty (Tanpa Kemiskinan) dengan menempati peringkat ke-97 dunia. Prestasi tersebut mencerminkan komitmen UMS dalam memperluas akses pendidikan, menyediakan berbagai program beasiswa, memberdayakan masyarakat, serta mendorong penguatan ekonomi berbasis komunitas.
“Prestasi ini mencerminkan kuatnya komitmen UMS dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui berbagai program strategis, mulai dari pemberian akses pendidikan inklusif, beasiswa, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ekonomi berbasis komunitas,” tambah Ayu.
Selain itu, performa UMS pada sejumlah indikator SDGs lainnya juga menunjukkan daya saing yang kuat di tingkat internasional. Pada SDG 4 Quality Education (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 5 Gender Equality (Kesetaraan Gender), UMS menempati peringkat 101-200 dunia. Sementara pada SDG 16 Peace, Justice and Strong Institutions, UMS berada pada kelompok 201-300 dunia.
Kontribusi UMS dalam bidang kesehatan, pertumbuhan ekonomi, inovasi, pengurangan kesenjangan, hingga kemitraan global juga memperoleh pengakuan internasional. UMS tercatat berada pada peringkat 301-400 dunia untuk SDG 3 Good Health and Well-being, peringkat 401-600 dunia untuk SDG 8 Decent Work and Economic Growth, SDG 9 Industry, Innovation and Infrastructure, serta SDG 10 Reduced Inequalities, dan peringkat 601-800 dunia untuk SDG 17 Partnerships for the Goals.
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas academica dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan tata kelola institusi.
“Peningkatan peringkat ini menjadi bukti bahwa komitmen UMS terhadap pembangunan berkelanjutan terus tumbuh secara nyata. Kami meyakini bahwa universitas memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak sosial yang luas melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Harun.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMS terus memperkuat berbagai program yang selaras dengan agenda SDGs, mulai dari pengembangan riset berbasis keberlanjutan, peningkatan kolaborasi internasional, pengabdian masyarakat yang berorientasi dampak, hingga penguatan kebijakan institusional yang mendukung tata kelola berkelanjutan. Mewujudkan masa depan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Penulis: Alvian Rizky Prasetya
Editor: Gede Arga Adrian
Pengabdian

Mahasiswa UMS Tawarkan Terapi Hortikultura untuk Komunitas Disabilitas Boyolali Lewat Program HealSpace
Mahasiswa UMS menghadirkan program HealSpace berupa terapi hortikultura berbasis Smart-Wicking dan Vermikompos. Dukung kesehatan mental serta kemandirian penyandang disabilitas di Boyolali.
UMS Newsletter
Tak ada yang lebih spesial dari membaca berita pilihan redaksi hanya untukmu.
Langganan gratis UMS Newsletter sekarang.






