Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Item Penilaian

Deskripsi

Mata kuliah Struktur Beton Kolom dan Fondasi merupakan komponen esensial dalam kurikulum teknik sipil yang berfungsi sebagai dasar utama dalam perancangan bangunan berbahan beton bertulang, khususnya gedung bertingkat. Penguasaan terhadap Struktur Beton Balok dan Plat menjadi prasyarat penting karena keduanya membentuk satu kesatuan konsep perencanaan yang saling terintegrasi dan tidak dapat dipisahkan. Jika mata kuliah sebelumnya berfokus pada elemen horizontal seperti balok, pelat, dan tangga, maka Struktur Beton Kolom dan Fondasi memperluas pembahasan ke elemen vertikal dan penopang utama, yakni kolom, fondasi, serta balok T yang memiliki peran krusial dalam kestabilan struktur keseluruhan. Selain itu, dengan mempertimbangkan kondisi geotektonik Indonesia yang rawan gempa, mata kuliah ini juga menekankan analisis dan perencanaan terhadap beban gempa melalui pendekatan analisis statik ekuivalen, sehingga mahasiswa mampu merancang struktur yang aman, efisien, dan responsif terhadap dinamika seismik.

Capaian Pembelajaran

  • Mampu menganalisis kebutuhan tulangan kolom beton bertulang.
  • Mampu menganalisis prinsip dasar beban gempa dengan metode analisis statik ekuivalen dan respon spektrum pada bangunan
  • Mampu menganalisis detail tulangan fondasi telapak beton bertulang.
  • Mampu menganalisis prinsip dasar Balok T dan kebutuhan tulangan pada Balok T beton bertulang.

Yang Kamu Pelajari

    1. Konsep dasar, fungsi utama, serta klasifikasi kolom dalam struktur beton bertulang.
    2. Dampak pembebanan aksial baik sentris maupun eksentris terhadap perilaku dan kapasitas penampang kolom beton bertulang.
    3. Prosedur penyusunan serta kegunaan diagram interaksi dalam mengevaluasi kapasitas momen dan gaya aksial pada kolom beton bertulang.
    4. Definisi serta kriteria kolom pendek, metode perancangan dimensi dan penulangan longitudinal dengan menggunakan diagram interaksi maupun pendekatan analisis perhitungan.
    5. Kajian terhadap gaya geser pada kolom, elemen penahan geser, serta perencanaan tulangan geser atau begel yang sesuai dengan kebutuhan struktur.
    6. Pengertian dan batasan kolom panjang, pengaruhnya terhadap kemungkinan kegagalan, serta penjelasan mengenai derajat kekangan ujung kolom, faktor panjang efektif, faktor pembesar momen, dan rancangan tulangan longitudinal pada kolom dengan atau tanpa potensi goyangan.
    7. Konsep, metode analisis, serta tahapan perencanaan beban gempa statik, termasuk ketentuan struktur bangunan yang diperbolehkan menggunakan pendekatan analisis statik ekuivalen.
    8. Definisi, ketentuan teknis, dan klasifikasi umum dari berbagai jenis fondasi bangunan.
    9. Penjelasan mengenai pengertian dan tipe-tipe fondasi telapak yang digunakan pada struktur gedung.
    10. Analisis pengaruh gaya geser satu arah, gaya geser dua arah (geser pons), dan momen lentur terhadap performa serta stabilitas fondasi telapak.
    11. Perancangan tulangan pada fondasi telapak tunggal berbentuk bujur sangkar maupun persegi panjang sesuai kebutuhan pembebanan.
    12. Perencanaan tulangan pada fondasi telapak menerus, termasuk desain tulangan longitudinal dan begel pada balok sloof.
    13. Prinsip dasar, jenis, dan kriteria teknis dalam penentuan lebar efektif pelat sayap pada balok T, serta pendekatan analitis untuk perencanaan balok T beton bertulang.
    14. Perancangan tulangan pada balok T dengan konfigurasi tulangan tunggal maupun tulangan rangkap, disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas lentur struktur.
  • Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya

    Struktur Beton Balok dan Pelat

    Item Penilaian

    1. CPMK 1 = 30 (Tes Tertulis - UTS)

      CPMK 2 = 20 (Tes Tertulis - QUIZ/Tugas)

      CPMK 3 = 30 (Tes Tertulis - UAS)

      CPMK 4 = 20 (Tes Tertulis - QUIZ/Tugas)


      Grade Nilai:
      A   = 80 ~ 100        AB = 70 ~ 79       B   = 65 ~ 69      BC = 60 ~ 64

      C   = 59 ~ 50           D   = 35 ~ 49       E   = 0 ~ 34.