
Deskripsi
Mata kuliah ini memberikan pemahaman mendalam mengenai perencanaan, perancangan, dan pengelolaan sistem drainase pada berbagai tipologi kawasan. Mahasiswa akan mempelajari transisi paradigma drainase, mulai dari pendekatan konvensional (fokus pada pengaliran cepat) menuju pendekatan berkelanjutan atau SUDS (fokus pada retensi dan konservasi). Selain itu, mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan keahlian teknis khusus untuk merancang sistem drainase pada infrastruktur transportasi dan pengenalan penggunaan software terkait drainase.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu menganalisis konsep dasar hidrologi dan hidrolika untuk perencanaan sistem drainase yang berkelanjutan.
- Mahasiswa mampu merancang sistem drainase perkotaan (urban) dan non-perkotaan (rural) dengan mengintegrasikan fungsi konservasi air
- Mahasiswa mampu mendesain sistem drainase khusus untuk fasilitas umum seperti lapangan terbang.
- Mahasiswa mampu mengaplikasikan perangkat lunak pemodelan air (seperti EPA SWMM atau HEC-RAS) dalam mensimulasikan beban drainase.
Yang Kamu Pelajari
Materi yang akan diberikan pada MK Drainase antara lain adalah :
1. Pengantar Sistem Drainase
Definisi, fungsi, sejarah perkembangan drainase, dan perbedaan antara drainase makro dan mikro. 2. Hidrologi Terapan untuk Drainase {Analisis curah hujan, periode ulang (return period), dan penentuan intensitas hujan menggunakan kurva IDF.} 3. Estimasi Debit Banjir Rencana {Metode Rasional, Metode Hidrograf Satuan, dan koefisien pengaliran pada berbagai tata guna lahan perkotaan.} 4. Hidrolika Saluran Terbuka (Perencanaan dimensi saluran menggunakan rumus Manning/Chezy, kecepatan izin (non-silting & non-eroding), dan bentuk penampang ekonomis.) 5. Perencanaan Drainase Perkotaan (Sistem Konvensional)
Layout jaringan pipa/saluran, bangunan pelengkap (manhole, inlet, catch basin), dan pembuangan akhir (outfall). 6. Permasalahan Drainase: Genangan dan Sedimentasi 7. Konsep Eco-Drainage dan Low Impact Development (LID) (Filosofi drainase ramah lingkungan, konservasi air tanah, dan pengurangan beban puncak limpasan.) 8. Implementasi Teknologi SUDS I
Teknik peresapan: Sumur resapan, biopori, dan parit resapan (infiltration trenches). 9. Implementasi Teknologi SUDS II
Teknik retensi dan detensi: Kolam retensi (wet ponds), kolam detensi (dry ponds), dan lahan basah buatan (constructed wetlands). 10. Infrastruktur Hijau Perkotaan
Aplikasi permeable pavement (perkerasan berpori), rain gardens, dan swales (saluran berumput) dalam desain jalan raya. 11. Karakteristik Drainase Lapangan Terbang
Persyaratan khusus FAA/ICAO, masalah keamanan penerbangan (hydroplaning), dan perbedaan beban struktural pada area runway dan taxiway. 12. Desain Geometrik dan Penampang Melintang Bandara
Kemiringan melintang (transverse slope) untuk pembuangan air permukaan yang cepat dan desain saluran bawah tanah (subdrain). 13. Perhitungan Kapasitas Drainase Bandara
Metode desain untuk area luas dengan perkerasan kedap air (apron dan runway) serta sistem pembuangan air di area hijau bandara. 14. Pemodelan Digital. Pengenalan perangkat lunak (seperti EPA SWMM atau HEC-RAS) untuk simulasi aliran drainase dan penyusunan laporan teknis.
Item Penilaian
1. Tugas 30%
2. UTS 30%
3. UAS 40%


