
Deskripsi
Capaian Pembelajaran
- Mampu mengevaluasi dan mengimplementasikan sumber informasi obat berbasis evidence dengan memanfaatkan tehnologi informasi
- Mampu mendeskripsikan dan menyusun informasi untuk materi konseling kepada pasien dan PIO kepada tenaga kesehatan lain dalam berbagai situasi dan kondisi pasien.
- Mampu memberikan pelayanan informasi obat serta berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain terkait dengan pekerjaan kefarmasian.
Yang Kamu Pelajari
- Definisi, jenis dan cara pencarian sumber informasi primer, sekunder dan tersier; penggunaan berbagai macam metode pencarian datmelalui internet sebagai sumber informasi
- Macam-macam sumber informasi elektronik; peran internet sebagai sumber informasi obat; macam-macam metode pencarian data melalui internet.
- Pentingnya farmasis melakukan evaluasi hasil penelitian klinis; bagian-bagian penelitian klinis; beberapa pendekatan untuk mengevaluasi hasil penelitian klinis
- Definisi evidence based medicines dan clinical guidelines; tahap-tahap pengembangan clinical guidelines; intepretasi rekomendasi dari clinical guidelines; evaluasi clinical guidelines dengan instrumen AGREE; metode untuk mencari sumber-sumber clinical guidelines
- Definisi Pusat Informasi Obat; karakteristik Pusat Informasi Obat; desain Pusat Informasi Obat (tempat, fungsional, tingkat informasi, personalia)
- Pentingnya Pusat Informasi Obat pada era evolusi farmasi praktis; aktifitas dan jenis pelayanan yang diberikan oleh Pusat Informasi Obat, ketrampilan yang diperlukan farmasis dalam memberikan informasi obat; faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan farmasis dalam memberikan informasi obat
- Definisi, proses, bentuk dan macam-macam komunikasi; fungsi komunikasi; hambatan dalam komunikasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi; komunikasi efektif
- Definisi komunikasi terpetik dan komunikasi social serta perbedaannya; komunikasi terapetik yang efektif (teknik komunikasi terapetik dan sikap tubuh dalam komunikasi terapetik); faktor-faktor yang menghambat komunikasi terapetik, komunikasi berdasarkan sifat dasar manusia ; teknik komunikasi dengan pasien khusus dan tenaga kesehatan lain beserta
- Definisi dan perbedaan antara compliance, concordance dan adherence; bentuk-bentuk ketidakpatuhan dan akibatnya; metode untuk mengukur ketidakpatuhan pasien; peran farmasis dalam mencegah ketidakpatuhan
- Definisi dan perbedaan antara konseling, informasi dan edukasi; tujuan dan keuntungan konseling (bagi farmasis dan pasien); faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam konseling; tahap-tahap jalannya proses konseling dan substansi yang disampaikan; sarana pendukung dan dokumentasi dalam proses konseling; tantangan yang dihadapi dalam praktek konseling farmasis di masyarakat
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Farmakoterapi dasar
Item Penilaian
Komponen
penilaian
1.
Presentasi dan diskusi kasus = 10%
2. Tugas : 20%
3. Nilai Ujian Tengah Semester (T) = 35%
4. Nilai Ujian Akhir Semester (A)
= 35%
NF = (3P + 3,5T + 3,5A)/10
Penilaian mutlak :
Lebih dari 80
: A
75 s/d <80 : AB
70 s/d <75 : B
65 s/d 70 : BC
55 s/d <65 : C
40 s/d <55 : D
0 s/d < 40 : E


