Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Item Penilaian

Deskripsi

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang peran Fisioterapi pada konsep Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang diperlukan untuk Fisioterapis baik secara konseptul maupun praktek. Dengan pemaparan materi perkuliahan, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman belajar dalam pengkajian Fisioterapi Kesehatan Keselamatan Kerja secara mendalam. Materi perkuliahan ini meliputi: Pengertian K3 Fisioterapi Kesehatan Keselamatan Kerja, K3, Tenaga, Beban dan Kapasitas Kerja, Tugas dan praktek K3 dalam pelayanan fisioterapi, Lingkungan Kerja, Ergonomi, Lifting & Carrying Technique ; teknik angkat angkut secara ergonomis pada praktek fisioterapi, Penyakit akibat Kerja, CTDs (Cumulative Trauma Disorders, Kecelakaan Kerja, Manajemen Fisioterapi pada Gangguang Muskuloskeletal Akibat Kerja, Manajemen Fisioterapi pada Gangguan Neuromuskuler akibat Kerja, Manajemen Fisioterapi pada Gangguan Kardiopulmonal akibat kerja. 

Capaian Pembelajaran

  • Memahami prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta ergonomi dalam konsep fisioterapi ergonomi
  • Menganalisis assessment ergonomi pada berbagai lingkungan kerja, termasuk kantor, perusahaan, dan industri lain.
  • Menyusun diagnosis fisioterapi berbasis International Classification of Functioning, Disability and Health (ICF) pada kasus ergonomi.
  • Merancang dan mengevaluasi program intervensi fisioterapi untuk pencegahan dan penatalaksanaan gangguan
  • Merancang dan mengevaluasi program intervensi fisioterapi untuk pencegahan dan penatalaksanaan gangguan biomekanik exposure pada penyakit akibat kerja. Merancang dan menganalisis pemeriksaan antropometri dari keluhan pasien secara sistemati

Yang Kamu Pelajari

1.Konsep Dasar Fisioterapi K3 dan Ergonomi 
2.Beban Kerja, Kapasitas Fungsional, dan Prinsip Ergonomi 
3.Analisis & Metode Assessment Ergonomi Kerja Risiko Cedera dan Pemeriksaan
Ergonomi (repetitive motion, muscle imbalance, dan overuse)
4.Gangguan Muskuloskeletal pada Ekstremitas Atas akibat Kerja : Tennis Elbow, Golfer’s
Elbow, De Quervain Syndrome, Tunnel Syndrome, Tendinitis Supraspinatus 
5.Gangguan Muskuloskeletal pada Ekstremitas Bawah akibat Kerja: SIJ Pain, Bursitis,
Chondromalacia, Patellar tracking syndrome, Calcaneus spur, fasciitis plantaris
6.Kerangka & Klasifikasi Data Assessment Ergonomi ke dalam Domain ICF
7.Perencanaan Penyusunan Program Intervensi untuk Pencegahan Gangguan
Muskuloskeletal
8.Biomechanical Exposure di Tempat Kerja & Permasalahan: facet syndrome,
bulging disc/HNP, Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS) pada cervical dan scapula
9.Konsep Biomechanical Exposure yang Berpengaruh pada Kardiorespirasi: PPOK, Fibrosis
paru, Iskemia miokard, Asma kerja
10.Pemeriksaan Ergonomi dan Penilaian Biomechanical Exposure dengan Praktik
Instrumen & Asesmen Risiko Kerja
11.Teknik Pengukuran Antropometri untuk Kasus Ergonomi di Fisioterapi 
12.Penerapan Data Antropometri untuk Rancangan dan Modifikasi Program Fisioterapi 
13.Assasement dan perencanaan program berdasar penerapan dan Teknik pengukuran
ergonomic (I)
14.Assasement dan perencanaan program berdasar penerapan dan Teknik pengukuran
ergonomic (II)

Item Penilaian

Presensi : 10 %
UTS : 30%
UAS : 40%
Tugas Mandiri : 5 %
Tugas Kelompok : 5 %
Ujian Praktikum : 10%
Total :100%