
Deskripsi
Mata kuliah ini membahas secara mendalam nilai-nilai ajaran Islam dan pemikiran keagamaan dalam Muhammadiyah sebagai gerakan Islam tajdid. Materi mencakup dasar-dasar teologi Islam, etika keislaman, pemikiran Islam modern, sejarah dan dinamika gerakan Muhammadiyah, serta peranannya dalam dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Kajian dilakukan secara kritis dan analitis dengan pendekatan interdisipliner yang relevan dengan ilmu al-Qur’an dan tafs
Capaian Pembelajaran
- Menunjukkan sikap religius, integritas, dan tanggung jawab akademik berlandaskan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan.
- Mahasiswa mampu menjelaskan secara kritis konsep dasar Al-Islam dan nilai-nilai Muhammadiyah.
- Mahasiswa mampu menganalisis kontribusi Muhammadiyah dalam pendidikan, dakwah, dan sosial.
- Mahasiswa mampu mengintegrasikan nilai AIK dalam pengembangan keilmuan al-Qur’an dan Tafsir.
- Mahasiswa mampu menghasilkan gagasan atau karya ilmiah berbasis nilai-nilai AIK.
Yang Kamu Pelajari
1. Ruang Lingkup & Signifikansi AIK., 2. Teologi Tauhid & Etika Sosial., 3. Akhlak Islam dan Etika Akademik., 4. Sejarah dan Karakter Muhammadiyah., 5. Rasionalitas dan Tajdid dalam Muhammadiyah., 6. AIK dan Integrasi Ilmu Tafsir., 7. Gerakan Sosial Muhammadiyah, AIK dan Pendidikan Berkemajuan., 9. Kepemimpinan Islam., 10. Metodologi Integratif Tafsir-AIK., 11. Moderasi Beragama dan Tafsir., 12. Etika Penulisan dan Publikasi., 13. Praktik Kajian Tafsir AIK., 14. Presentasi Proyek Akhir
Item Penilaian
Komponen penilaian dalam mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dirancang untuk mencerminkan pencapaian pembelajaran dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Pertama, aspek kehadiran dan partisipasi aktif diberi bobot 10%, yang menilai keterlibatan mahasiswa dalam diskusi kelas, kehadiran minimal 80%, serta kontribusi dalam diskusi keilmuan seperti mengajukan pertanyaan dan memberikan tanggapan konstruktif yang mencerminkan sikap religius, etis, dan terbuka terhadap keberagaman.
Kedua, tugas rutin mingguan berupa resume, refleksi, atau analisis nilai-nilai AIK dari teks dan bacaan diberikan bobot 15%, yang mengukur kemampuan mahasiswa dalam memahami substansi ajaran Al-Islam dan pemikiran Muhammadiyah serta keterkaitannya dengan isu sosial dan akademik kontemporer.
Selanjutnya, analisis kontribusi Muhammadiyah dalam bidang sosial-keagamaan, sebagai tugas tengah semester, memiliki bobot 20%. Tugas ini menilai kemampuan mahasiswa dalam mengkaji peran strategis gerakan Muhammadiyah dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat secara kritis dan kontekstual.
Penyusunan esai ilmiah berbasis nilai-nilai AIK diberi bobot 20%, dengan penilaian pada keaslian ide, sistematika penulisan, relevansi argumen, dan integrasi nilai-nilai AIK dalam kerangka studi tafsir. Untuk menanamkan kesadaran akan etika ilmiah, pengelolaan referensi dan dokumentasi akademik juga dinilai sebesar 10%, di mana mahasiswa diharapkan menggunakan aplikasi manajemen sitasi seperti Zotero atau Mendeley sebagai upaya pencegahan plagiasi dan pembiasaan standar ilmiah.
Presentasi kelompok memiliki bobot 15%, dan dirancang untuk mengukur kemampuan mahasiswa menjelaskan tema AIK seperti tauhid, dakwah berkemajuan, atau nilai kemanusiaan dalam konteks tafsir tematik secara komunikatif, kolaboratif, dan bernalar akademik.
Terakhir, ujian akhir berupa portofolio atau ujian tertulis diberikan bobot 10%, untuk menilai pemahaman menyeluruh mahasiswa terhadap integrasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam pembentukan karakter keilmuan dan etika akademik Islami.
Seluruh komponen ini dirancang untuk membentuk lulusan yang religius, kritis, dan inovatif sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah dan profil lulusan Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.


