Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Item Penilaian

Deskripsi

Keperawatan Keluarga Mata ajar profesi keperawatan keluarga merupakan tahapan program yang menghantarkan mahasiswa dalam adaptasi profesi untuk menerima pendelegasian kewenangan secara bertahap dalam melakukan asuhan keperawatan untuk pencegahan primer, sekunder dan tersier kepada keluarga dengan masalah kesehatan yang bersifat aktual, risiko dan potensial. Mahasiswa juga memperoleh latihan untuk menjalankan fungsi advokasi, membuat keputusan legal dan etik serta menggunakan hasil penelitian terkini terkait dengan keperawatan keluarga. Praktik profesi keperawatan keluarga berfokus pada penerapan kebijakan dan program pemerintah tentang kesehatan masyarakat dan pemberdayaan keluarga melalui kerjasama dengan lintas program dan sektoral. Mata ajar profesi keperawatan keluarga diberikan pada semester kedua tahap profesi dengan beban studi 2 SKS. Pelaksanaan mata ajar ini dilakukan terintegrasi dengan pelaksanaan mata ajar profesi keperawatan komunitas yang memiliki beban studi 3 SKS. Praktik profesi pada keluarga dikelola oleh mahasiswa secara individual sesuai dengan empat belas dasar kebutuhan manusia. Keperawatan Komunitas Praktik Profesi Keperawatan Komunitas fokus pada pemberian pelayanan dan asuhan keperawatan dalam pencegahan primer, sekunder dan tersier terhadap masyarakat dengan masalah yang bersifat aktual, risiko ataupun sejahtera. Fokus praktik adalah keluarga dan kelompok di komunitas. Lingkup pembahasan mengenai kebutuhan dasar manusia pada semua rentang usia (bayi sampai lanjut usia). Pelaksanaan praktik keperawatan komunitas dilakukan mahasiswa secara berkelompok yang ditempatkan diwilayah setingkat rukun warga (RW). Praktik keperawatan dilaksanakan dengan sasaran kelompok sesuai tumbuh kembang. Praktik Profesi Keperawatan Komunitas fokus pada pemberian pelayanan dan asuhan keperawatan dalam pencegahan primer, sekunder dan tersier terhadap masyarakat dengan masalah yang bersifat aktual, risiko ataupun sejahtera. Fokus praktik adalah keluarga dan kelompok di komunitas. Lingkup pembahasan mengenai kebutuhan dasar manusia pada semua rentang usia (bayi sampai lanjut usia). Pelaksanaan praktik keperawatan komunitas dilakukan mahasiswa secara berkelompok yang ditempatkan diwilayah setingkat rukun warga (RW). Praktik keperawatan dilaksanakan dengan sasaran kelompok sesuai tumbuh kembang.

Capaian Pembelajaran

  • Mahasiswa mampu menjelaskan kesehatan keluarga dan konsep dasar keperawatan keluarga hubungannnya engan kesehaatan komuntas
  • Mahasiswa mampu menjelaskan interaksi sehat dan penyakit dalam keluarga
  • Mahasiswa mampu menjelaskan Keluarga dan agregat komuntas sebagai klien
  • Mahasiswa mampu menjelaskan program-program kesehatan/ kebijakan dalam menanggulangi masalah kesehatan utama khususnya dalam kontels kesehatan keluarga dan komunitas
  • Mahasiswa mampu menjelaskan issue dan trend dalam pelayanan keperawatan keluarga dan komunitas

Yang Kamu Pelajari

Konsep asuhan keperawatan di rumah, Komunikasi efektif, Teknologi kesehatan,  Proses keperawatan keluarga, Kolaborasi dalam keperawatan, Etika keperawatan Prinsip etik, Keluarga sehat, Standart keperawatan keluarga dan komunitas, Macam intervensi dalam keperawatan keluarga dan komunitas Terapi modalitas dalam komunitas, Kode etik dalam keperawatan komunitas, Holistik care dalam komunitas, Advokasi dalam komunitas, Penerapan hasil penelitian di komunitas

Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya

Praktik Profesi Keperawatan Dasar (PPKD)

Item Penilaian

1. Kehadiran pada pembelajaran klinik/lapangan Kehadiran wajib 100% selama pembelajaran klinik

2. Skor menggunakan acuan penilaian (Laporan, Sikap, Ujian,Presentasi serta pencapaian target kompetensi)

3. Metode evaluasi : 

a) DOPS (Direct Observation of Procedural Skills) adalah salah satu jenis assessment yang digunakan untuk mengukur kompetensi klinis mahasiswa pendidikan profesi, serta menilai performance mahasiswa dalam menghadapi pasien sesungguhnya, bersamaan dengan pemberian umpan balik oleh penguji di akhir. Biasanya penguji menggunakan daftar tilik atau check list yang berisi urutan prosedur kerja pelaksanaan tindakan keperawatan, misalnya pemasangan infus, pemasangan NGT, pemasangan sungkup oksigen, memasang kateter, dan lain-lain b) Log Book adalah buku catatan kejadian; suatu catatan sistematik harian yang berisi aktivitas-aktivitas, peristiwa dan kejadian yang dilakukan pada lingkungan praktik profesi sesuai capaian kompetensi yang telah ditetapkan, apakah sudah memenuhi target kompetensi atau belum. c) SOCA/student oral case analysis atau dikenal juga dengan OSOCA merupakan metode analisis kasus yang dilakukan melalui tes lisan dan diukur secara objektif. Tujuan SOCA ini adalah untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam menganalisis suatu kasus klinis berdasarkan konsep yang komprehensif.Mahasiswa diharapkan untuk menganalisis kasus dengan menjelaskan masalah dan bagaimana mekanisme dasar terjadinya permasalahan tersebuut; membuat diagnosis keperawatan yang rasional; dan menjelaskan pemberian terapi dengan menerapkan berbagai ilmu-ilmu dasar.Biasanya diawali dengan menggambarkan peta pikiran dari suatu kasus klinis menggabarkan hubungan masalah dengan situasi terkait atau mengidentifikasi hubungan sebab-akibat dari munculnya suatu permasalahan. d) OSOCA (Objective Structured Oral Case Analysis) merupakan ujian yang dilakukan secara lisan, bentuk ujiannya berupa paparan kasus oleh mahasiswa dengan media bagan balik (flip- chart) di hadapan 2 orang penguji bertujuan untuk menilai kemampuan mahasiswa untuk mengidentifikasi dan menganalisis masalah yang.