Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Item Penilaian

Deskripsi

Blok 12 (Diagnosis Penyakit Mulut) merupakan mata kuliah yang mempelajari tentang macam penyakit di rongga mulut. Blok ini memiliki bobot 6 sks dan dilaksanakan selama 6 pekan, yang terdiri dari kuliah blok, tutorial, dan penugasan terstruktur. 

Capaian Pembelajaran

  • Mahasiswa mampu mengklasifikasikan dan menganalisis lesi rongga mulut (variasi normal, lesi traumatik/reaktif, luka bakar, burning mouth syndrome, dan pigmentasi oral), serta menetapkan diagnosis kerja dan tatalaksana awal.
  • Mahasiswa mampu menganalisis serta menegakkan diagnosis kerja dan diagnosis banding kelainan rongga mulut, meliputi kelainan lidah, RAS, penyakit kelenjar saliva, reaksi hipersensitivitas tipe I–IV, dan penyakit autoimun, serta menentukan tatalaksana awal dengan menjunjung nilai ikhtiar dan tawakal.
  • Mahasiswa mampu menganalisis dan menegakkan diagnosis kerja serta diagnosis banding kelainan rongga mulut akibat infeksi (virus, bakteri, jamur) dan manifestasi penyakit sistemik (neurologis, vaskular, endokrin, dan gastrointestinal) secara tepat.
  • Mahasiswa mampu menginterpretasi radiograf lesi rongga mulut untuk menentukan diagnosis radiografis serta diagnosis banding pada tumor jinak, kista rongga mulut, dan penyakit tulang yang termanifestasi di rahang secara tepat.
  • Mahasiswa mampu menganalisis dan menegakkan diagnosis kerja serta diagnosis banding kelainan orofasial (lesi pra-kanker, keganasan, dan abses perioral/leher-kepala) berdasarkan temuan klinis dan penunjang, serta menentukan tatalaksana awal dan indikasi rujukan.

Yang Kamu Pelajari

Materi yang diajarkan pada mata kuliah Blok 12 adalah sebagai berikut:

1

Klasifikasi penyakit dan jenis-jenis lesi (deskripsi ulkus, erosi, vesikel, bula)

2

Variasi normal (fordyce granule, torus (torus mandibula, torus palatina), eksostosis, pigmentasi fisiologis, ankyloglossia, bifid tongue, leukoedema, mikroglossia, makroglossia)

3

Lesi traumatik/ reaktif (frictional keratosis, linea alba, morsicatio buccorum, ulkus traumatikus, solar/actinic stomatitis, eksfoliative cheilitis, trauma fibroma, epulis fissuratum)

4

Burning mouth syndrome, chemical burn, thermal burn

5

Amalgam tattoo dan pigmentasi patologis (ion logam, tembakau, obat-obatan), stomatitis nikotina, smoker's melanosis

6

Kelainan lidah (crenated tongue, fissure tongue, geographic tongue, glositis hunter/glositis terkait anemia B12, glossodinia/ glossopirosis)

7

Penyakit kelenjar saliva (mucocele, ranula, sialolithiasis dll)

8

RAS (minor, mayor, herpetik)

9

Penyakit reaksi hipersensitivitas tipe I-IV

10

Penyakit autoimun (pemphigus vulgaris, pemphigoid, Addison disease, Behcet syndrome)

11

Infeksi virus (herpes labialis, varicella zooster, herpes zooster, primary herpetic gingivostomatitis, recurrent intra oral herpes (stomatitis herpetika), mumps/ parotitis, hand mouth food disease, herpangina, COVID 19)

12

Infeksi bakteri (oral tuberculosis ulcer, sifilisnecrotizing ulcerative stomatitis) dan infeksi jamur

13

Manifestasi gangguan sistem neurologis (bell's palsy, post herpetic neuralgia, trigeminal neuralgia), sistem vaskularisasi, sistem endokrin (pubertas dan DM) dan sistem gastrointestinal di rongga mulut

14

Prinsip interpretasi radiograf lesi di rongga mulut

15

Tumor odontogenik dan non odontogenik

16

Anomali gigi

17

Kista odontogenik dan non odontogenik

18

Penyakit tulang termanifestasi di rahang (termasuk mukositis berkaitan dengan kemoterapi dan radioterapi)

19

Lesi pre-kanker

20

Kanker kelenjar saliva, epitelial, jaringan ikat (jaringan ikat, muskulus, tulang, pembuluh darah)

21

Abses perioral/ leher kepala

22

Ikhtiar dan tawakal dalam menghadapi penyakit

Item Penilaian

  1. Presensi sebagai syarat mengikuti ujian blok
  2. Tutorial 20%
  3. Tugas 20%
  4. Ujian blok 60%