Pembelajaran digital merupakan segala jenis pembelajaran yang disertai dengan teknologi atau dengan praktik pembelajaran yang memanfaatkan teknologi secara efektif. Hal ini mencakup penerapan berbagai macam praktik, termasuk pembelajaran campuran atau blended learning dan pembelajaran virtual.
Dengan demikian, siswa sebagai objek utama dalam pembelajaran mampu memahami kompetensi sesuai mata pelajaran tanpa terpaku pada buku teks.
Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang beranggotakan Anjas Rusdiyanto Soleh, Ermira Nilansari Putri, dan Rini Dwi Haryati melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) memberikan pengalaman langsung kepada siswa di SMP Muhammadiyah 2 Surakarta, Kamis (23/2).
Tentang PkM
Pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa MPBI UMS berkaitan dengan konsep pembelajaran edutainment yang memanfaatkan platform “Kahoot!” dan “Wordwall”. Edutainment merupakan akronim dari dua kata bahasa Inggris, yaitu education dan entertainment. Jika dilihat dari dua kata tersebut, edutainment berarti melakukan pembelajaran secara menyenangkan.
Media pembelajaran digital berupa “Kahoot!” dan “Wordwall” menjadi contoh media digital yang dapat digunakan oleh guru sebagai media pembelajaran dalam mengajarkan materi bahasa dan sastra Indonesia kepada siswanya dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan
Dalam hal ini, “Wordwall” dinilai menyediakan template yang beragam serta cocok untuk merancang evaluasi untuk menilai tingkat pemahaman siswa. Sedangkan, “Kahoot!” berisikan permainan seperti kuis dengan pilihan jawabannya yang diberi durasi waktu. Dengan berpikir mencari jawaban, membaca soal, dan menggerakkan kursor ke arah yang diinginkan, dapat berdampak positif untuk perkembangan diri siswa karena motorik mereka bergerak dengan cepat.
Dokumentasi Kegiatan


Berita Unggulan
UMS Newsletter
Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.



