Kemajuan teknologi yang pesat, seperti kecerdasan buatan (AI), big data, dan sistem hukum digital, telah membawa perubahan besar dalam sistem hukum global. Di satu sisi, teknologi membuka peluang untuk memperluas akses keadilan dan meningkatkan kualitas pemerintahan. Di sisi lain, kemajuan ini menimbulkan tantangan baru, seperti ancaman terhadap privasi, keamanan data, serta perlunya regulasi yang tepat seiring perkembangan teknologi yang begitu cepat.

Menanggapi dinamika tersebut, Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar International Conference on Restructuring and Transforming Law (ICRT LAW) ke-4 bertajuk “Inovasi dan Tantangan Hukum di Era Digital: Memperkuat Keadilan, Pemerintahan, dan Hak Asasi Manusia”, Kamis (27/02).

Wakil Dekan I Fakultas Hukum UMS Wardah Yuspin, S.H., M.Kn., Ph.D., yang juga menjadi salah satu penyelenggara, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam konferensi, terutama kepada para keynote speakers dari berbagai negara.

“Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi tuan rumah bagi para ahli hukum dan akademisi terkemuka, termasuk Profesor Dr. Absori dari Pakistan, dan Dr. Cecille Mae C. Canilon dari Universitas Our Lady of Fatima, Filipina,” ujar Wardah.

Wardah menekankan pentingnya peran teknologi dalam kehidupan modern dan tantangan yang dihadapi dunia hukum seiring dengan kemajuan digitalisasi.

“Kehidupan kita kini tidak dapat terpisahkan dari teknologi, baik itu dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengeksplorasi kerangka hukum yang mampu mengimbangi perkembangan teknologi sambil tetap menjaga prinsip-prinsip keadilan dan hak asasi manusia,” lanjutnya.

Topik utama konferensi ini mencakup berbagai perspektif mengenai inovasi hukum dan tantangan yang timbul akibat pesatnya perkembangan teknologi digital. Peserta yang hadir diharapkan dapat memperoleh wawasan baru tentang bagaimana hukum dapat beradaptasi dengan perubahan zaman, serta bagaimana menjamin perlindungan hak asasi manusia dalam era digital.

Selain sesi keynote yang diisi oleh pembicara internasional, konferensi ini juga melibatkan lebih dari 50 peserta yang mempresentasikan penelitian mereka dalam berbagai sesi diskusi panel. 

Paper-paper yang telah diajukan oleh peserta, menurut Wardah, memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengembangkan diskursus ilmiah dan mengatasi isu-isu hukum yang relevan di era digital.

“Partisipasi Anda semua dalam konferensi ini sangat berharga. Kontribusi Anda akan memperkaya pemahaman kita tentang bagaimana hukum dapat menjawab tantangan di dunia yang semakin terhubung ini,” tambahnya.

Konferensi juga menjadi kesempatan bagi Fakultas Hukum UMS untuk mempererat hubungan akademik internasional, sekaligus menegaskan komitmen UMS dalam menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya mengutamakan kualitas akademik, tetapi juga aktif dalam merespons perkembangan global yang terjadi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor V UMS Prof. Ir. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D. menyampaikan, di tengah pesatnya globalisasi dan regulasi digital, lanskap hukum mengalami perubahan yang cepat dan dinamis. 

“Regulasi yang ada harus terus diperbarui untuk mengakomodasi tantangan dan kompleksitas dunia modern,” ujarnya.

Konferensi menjadi payung dari beragam topik, seperti hukum siber, kecerdasan buatan, hak asasi manusia di era digital, etika hukum, hukum islam, hingga hukum lingkungan. 

Pembicara utama yang hadir dalam konferensi, di antaranya: Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum. (UMS), Prof. Gulyamov Said Saidakhrarovich (Tashkent State University), Dr. Marjan Marandi Parkinson (Leeds Trinity University), dan Cecille Mae C. Canilon (Our Lady of Fatima University).

Selain itu, konferensi ini bekerja sama dengan International Journal of Law and Policy (Uzbekistan), dengan menghadirkan lomba penulisan artikel yang berhadiah menarik.


Penulis: Alvian

Editor: Genis

Berita Unggulan

image-featured
5 Juli 2026

Pengalaman akademik internasional menjadi bekal penting bagi mahasiswa hukum di tengah tantangan global.

sdgs-label
sdgs-badge
image-featured
25 Juni 2026

FHIP menggelar kuliah internasional di Vietnam. Membahas perbandingan sistem hukum negara-negara Asia Tenggara.

sdgs-label
sdgs-badge
sdgs-badge
image-featured
22 Juni 2026

Selain mengenalkan batik, civitas academica UMS turut menerangkan nilai sejarah hingga aspek perlindungan kekayaan intelektual yang terkandung dalam batik.

sdgs-label
sdgs-badge

UMS Newsletter

Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.

Explore our newsworthy articles on ums.ac.id

icon

Research

Featured articles unpacking research by UMS lecturers.

icon

Global Pulse

In-depth articles featuring infographics.

icon

Academia Star

Profiles of outstanding UMS lecturers and students.

icon

Alumni Stories

Inspiring stories of UMS alumni building their careers.