Komunitas Modbus Indonesia (KMI) menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Peranan Teknologi Protokol Modbus dalam Mendukung Industri 4.0” bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat (24/5/2024) di Ruang Seminar Pascasarjana UMS.
KMI adalah komunitas teknologi yang spesifik pada pengembangan dan implementasi sistem komunikasi data berbasis protokol Modbus dan Internet of Things (IoT) menggunakan teknologi mikrokontroler.
Terdapat dua pemateri yang dihadirkan KMI, antara lain Fuad Hasan, S.T. dan Hatmoko Tri Arianto, S.T., M.Kom., IPM.
Materi yang dibawakan Fuad Hasan adalah mengenai SCADA (Supervisory Control Data Acquisition) yang berfungsi untuk mengambil data dan Modbus sebuah protokol industri yang dikembangkan untuk memungkinkan komunikasi antar perangkat otomasi.

Dekan Fakultas Teknik, Rois Fatoni, S.T., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya mengatakan workshop dengan KMI dilakukan untuk kemakmuran dan relevansi dari institusi penyelenggara. dok.Humas UMS
Fuad mengatakan beberapa Modbus yang digunakan di dunia industri, mempunyai beberapa jenis, seperti power meter untuk mengukur listrik, temperature controller untuk mengatur suhu, dan sebagainya.
“Hampir semua peralatan ini mendukung protokol Modbus. Memang design dari peralatan ini bisa dipantau dengan software seperti SCADA,” ujar Fuad.
Usai Fuad menerangkan materi, pemaparan dilanjutkan Tri Arianto, CEO PT. SCADA Pintar Indonesia mengenai penggunaan IoT.
Selain pengenalan, acara dilanjutkan dengan pengenalan kegiatan SILANAS atau Silaturahmi Nasional Praktisi Modbus dan IoT Indonesia. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Hotel Novotel Solo, 25 Mei 2024 mendatang. Pengenalan dilakukan oleh Ir. Syaefudhin, S.T., Direktur PT. Multi Technology Solutions (Edutic.id).
Selain pemaparan materi, mahasiswa diajak untuk praktik langsung berkaitan dengan Modbus dan IoT. Mahasiswa juga sangat antusias ketika mengikuti kuis yang diberikan oleh KMI.
Penulis: Maysali
Editor: Gede
Sumber: News UMS