Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMP IQT) Fakultas Agama Islam UMS menyelenggarakan acara seminar bedah buku bertema “Al-Quran Kitab Peradaban.” Acara dilaksanakan di Gedung Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta pukul 08.30 WIB, Jum’at (10/03).
Tujuan Kegiatan
Acara tersebut merupakan salah satu program kerja dari Bidang Riset Pengembangan dan Keilmuan HMP IQT dengan maksud dan tujuan dapat meningkatkan literasi dan berfikir kritis dalam membaca buku.
Seminar tersebut menghadirkan sosok-sosok luar biasa yang sangat menginspirasi, diantaranya :
- Dr. Phil. Mu’ammar Zayn Qadafy, M.Hum. (Direktur Studitafsir.com)
- Muhammad Bukhori Muslim (Pimpinan Redaksi Tanwir.id dan Editor Buku Al-Quran Kitab Peradaban)
- Andri Nirwana, S.T.H., M.Ag., Ph.D. (Kaprodi Ilmu Qur’an dan Tafsir UMS)
- Ahmad Nurrohim, Lc., M.Pd.I. (Dosen IQT UMS)
- Rahmat Balaroa (Ketua Umum HMP IQT Tahun 2021) sebagai Moderator Acara
Dalam sambutannya, Najihus Salam selaku Ketua Umum HMP menyampaikan ia berharap dengan adanya kegiatan bedah buku seperti ini, para mahasiswa khususnya Fakultas Agama Islam sebagai mahasiswa yang aktif dalam mengidupkan kembali literasi, kajian, dan diskusi-diskusi buku di lingkungan FAI UMS.
Andri Nirwana pun turut memberi sambutan hangat kepada pemateri dan seluruh peserta yang hadir. Selain itu, dia juga mengapresiasi kegiatan seminar bedah buku dan berharap mahasiswa dapat meningkatkan rasa ingin tahu serta memecahkan pengetahuan yang belum pernah didapat dengan membaca buku.
Tentang Buku “Al-Quran Kitab Peradaban”
Buku “Al-Quran Kitab Peradaban” merupakan buku yang dihasilkan dari sayembara yang diadakan oleh redaksi Tanwir.id dalam rangkaian acara "Milad Tanwir 2th." Penulis dalam buku ini adalah 25 orang pemenang seleksi tulisan yang diadakan redaksi pada hari itu dengan latar belakang membangkitkan semangat memajukan peradaban dengan mempelajari tafsir sehingga memiliki pandangan tafsir yang mencerahkan.
Pandangan Mengenai Peradaban
Masih dalam konteks yang sama, Nurrohim memaparkan pandangannya mengenai peradaban. Beliau mejelaskan buku “Al-Quran Kitab Peradaban” adalah sebuah kitab yang mengupas tentang gerak Al-Quran menuju peradaban, membahas isu-isu konflik dan toleransi dari sudut Al-Quran, serta perspektif baru dalam mengkaji Al-Quran. Dari pemaparan tersebut, dia menyimpulkan bahwa relasi menuju peradaban adalah Al-Quran, mufassir, dan realita. Sehingga Al-Quran menjadi hudallinnas (petunjuk/pedoman) yang sangat dibutuhkan peradaban.
Kemudian para mufassir menafsirkan ayat menjadi suatu pemahaman yang disuaikan dengan konteks dalam realita. Dilanjutkan dengan materi yang dibawakan oleh Dr. Zayn Qadafy, beliau mengajak para hadirin untuk menyelami betapa serunya mempelajari kajian tafsir era klasik yang telah banyak ditinggalkan oleh pemikir-pemikir masa kini. Dia juga mengulik beberapa tokoh tafsir era klasik dengan memaparkan pandangan-pandangan mufassir dalam menafsirkan sebuah kalimat atau ayat. Materi yang begitu padat dan menarik disampaikan dengan teoritis sehingga menimbulkan banyak rasa ingin tahu akan kajian tafsir yang ia jelaskan. Studi kasus diakhiri dengan sesi tanya jawab oleh beberapa mahasiswa.
Setelah seminar bedah buku ini berlangsung, Bukhori Muslim selaku Pemimpin Redaksi Tanwir.id mengharapkan adanya kerja sama antara mahasiswa Ilmu Tafsir dan Tanwir, salah satunya ialah dari Universitas Muhammadiyah Surakartas. Acara seminar bedah buku ditutup dengan sesi foto bersama pemateri.
Berita Unggulan
UMS Newsletter
Nothing’s more special than reading curated news just for you.
Subscribe to the UMS Newsletter for free today.



