Studi/Proyek Independen merupakan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas dan ide inovatif mahasiswa dalam mempraktikkan keilmuan secara teoritis maupun praktis di lapangan/industri. Indikator capaian proyek independen adalah mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis atas permasalahan yang ada di masyarakat/industri/dunia kerja. Studi Independen dapat diwujudkan dalam bentuk aktivitas kursus singkat, mengikuti kuliah di luar materi standar program studi, bootcamp (program pelatihan terkait teknologi), kursus daring terbuka secara besar-besaran (MOOC) dan lain-lain.
Manfaat
Dengan mengikuti Studi Independen, kamu akan mendapatkan berbagai manfaat yang diantaranya adalah:
- Mahasiswa mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan sesama mahasiswa, masyarakat, industri, dunia usaha, dan dunia kerja untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam membangun produk/karya inovatif.
- Mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengaplikasikan teori dalam konsep pengembangan produk/karya inovatif.
- Mahasiswa mendapat pengalaman untuk bekerja di dalam tim dengan anggota yang berasal dari berbagai latar belakang.
Ruang lingkup
Ruang lingkup dari studi independen adalah:
Studi/proyek independen merupakan salah satu dari 8 kegiatan belajar di luar kampus dalam Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dimana mahasiswa berkesempatan melakukan kegiatan pembelajaran di luar perguruan tinggi sesuai dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020. Studi Independen dapat diwujudkan dalam bentuk aktivitas kursus singkat, mengikuti kuliah di luar materi standar program studi, bootcamp (program pelatihan terkait teknologi), kursus daring terbuka secara besar-besaran (MOOC) dan lain-lain.
Syarat
Syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti studi independen adalah:
- Mahasiswa aktif dan minimum berada di semester 5 (minimum telah menempuh 80 SKS).
- Mendapatkan persetujuan dari dosen pembimbing akademik dan kepala program studi atau wakil dekan bidang kemahasiswaan.
- Membuat surat perjanjian bersedia melaksanakan kegiatan Studi/Proyek Independen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Mendapatkan surat keterangan diterima di lembaga tempat melaksanakan Studi/Proyek Independen.
- Dibimbing oleh dosen yang sesuai dengan bidang keahlian/bidang ilmu yang terkait
Alur
Berikut adalah alur dari studi independen:
- Mahasiswa mendaftar mata kuliah di KRS.
- Mahasiswa memilih mitra dan menyusun proposal kegiatan.
- Proposal kegiatan dinilai oleh tim penguji.
- Mahasiswa yang proposalnya disetujui oleh tim penguji melaksanakan studi independen selama satu hingga dua semester di mana per semester dapat dihargai maksimum sebesar 20 SKS sesuai dengan beban kerja dan kesesuaian kegiatan dengan mata kuliah di program studi mahasiswa.
- Dalam melaksanakan kegiatan studi independen mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing yang ditunjuk melalui program studi.
- Mahasiswa membuat laporan secara berkala sesuai jadwal dan diperiksa oleh dosen pembimbing.
- Dosen pembimbing memberikan penilaian berdasarkan laporan kegiatan yang dibuat oleh mahasiswa.
- Program studi melakukan konversi nilai hasil studi independen dan memberikan pengakuan SKS dan menginput data nilai mahasiswa.
- Universitas melaporkan nilai mahasiswa ke PDDikti.
© Copyright 2026 - Universitas Muhammadiyah Surakarta



