
Deskripsi
Mata kuliah Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran, dan Asesmen ini mengandung nilai-nilai ke-Islam-an yang terintegrasi dengan prinsip prinsip pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, dan evaluasi asesmen yang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits. Pembiasaan budaya keislaman dibangun dalam setiap perkuliahan, dimulai dengan pembacaan Al-Fatihah, surah pendek dari Al-Qur’an, dan doa Tholabul Ilmi. Pada akhir perkuliahan, ditutup dengan doa Kafaratul Majelis. Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran, dan Asesmen dicapai melalui proses pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Pembelajaran interaktif ini melibatkan interaksi antara mahasiswa dengan dosen serta mahasiswa dengan mahasiswa. Mata kuliah ini mengandung prinsip-prinsip interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, dan kolaboratif. Prinsip interaktif terlihat dalam diskusi dan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen, serta mahasiswa dengan mahasiswa lainnya, baik dalam perkuliahan daring maupun luring. Kegiatan interaktif ini mencakup diskusi kelompok, presentasi, dan analisis kurikulum sesuai dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Prinsip holistik diterapkan melalui pendekatan pengembangan kurikulum yang komprehensif, di mana pembelajaran mencakup berbagai aspek peserta didik, termasuk spiritual, sosial, dan akademis, serta terbuka terhadap wacana-wacana kontemporer dalam pendidikan. Prinsip integratif terlihat dari integrasi antara mata kuliah Pengembangan Kurikulum dengan mata kuliah lain, seperti Pembelajaran dan Asesmen. Misalnya, dalam proses pengembangan kurikulum, mahasiswa perlu memadukan teori pembelajaran dengan teknik evaluasi asesmen untuk memastikan kurikulum yang holistik dan terarah. Prinsip saintifik tercermin dalam seluruh mata kuliah yang mengedepankan metode ilmiah dalam mengembangkan kurikulum dan merancang sistem asesmen yang berbasis bukti. Semua kegiatan pembelajaran mengacu pada hasil riset terkini dan mengembangkan pendekatan yang berbasis data untuk mendukung proses pengambilan keputusan dalam pendidikan. Prinsip kontekstual muncul dalam diskusi-diskusi yang mengacu pada masalah-masalah aktual dalam pendidikan, serta adaptasi kurikulum terhadap perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Kurikulum dirancang agar responsif terhadap perkembangan zaman dan perubahan kontekstual. Prinsip tematik terlihat dalam penugasan dan topik yang diambil dalam perkuliahan yang selalu up-to-date, mengikuti isu-isu terbaru dalam pengembangan kurikulum, pembelajaran, dan asesmen. Mahasiswa akan diajak untuk menganalisis berbagai kurikulum dari perspektif tematik dan kontemporer. Prinsip efektif diwujudkan melalui pemilihan metode dan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik materi kurikulum, sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai dengan optimal. Setiap sesi pembelajaran dirancang agar relevan dan efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Prinsip kolaboratif terlihat dalam proses pembelajaran, di mana mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk merancang kurikulum, melakukan evaluasi terhadap desain pembelajaran, serta mengembangkan sistem asesmen yang komprehensif. Kolaborasi ini tidak hanya memperkaya pembelajaran tetapi juga mengembangkan keterampilan kerja sama yang penting dalam dunia pendidikan. CPMK Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran, dan Asesmen dicapai melalui proses yang mendorong pengembangan kreativitas, kemampuan analitis, serta kemandirian mahasiswa dalam merancang kurikulum, mengimplementasikan strategi pembelajaran, dan merancang asesmen yang sesuai. Tujuan utama adalah membentuk mahasiswa yang kompeten dalam menyusun, menerapkan, dan mengevaluasi kurikulum serta asesmen pendidikan yang berbasis nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip ilmiah.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu memahami konsep pengembangan urikulum dan pembelajaran
- Mahasiswa mampu diferensiasi dalam kelas, kurikulum dan pembelajaran
- Mahasiswa mampu menerapkan teknik penegmbangan kurikulum SKS dan Boarding School serta kurikulum blended learning bersubtitusi
- Mahasiswa menguasai teknik penyusunan Evaluasi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)
- Mahasiswa menguasai pendekatan baru Heutagohy, Shalom dalam pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Materi perkuliahan ini meliputi:
1. Konsep pengembangan kurikulum dan pembelajaran
2. Dasar pengembangan pembelajaran yang berdimensi IT
3. Dasar pengembangan kurikulum berpusat pada outcome
4. Konsep dasar diferensiasi kelas dan kurikulum
5. Penerapan diferensiasi instruksional
6. Penerapan Capaian Pembelajaran (CP) dalam Perencanaan Kurikulum ( Analisis CP per fase (A–F), Penyusunan tujuan pembelajaran dari CP Penyelarasan dengan Profil Pelajar Pancasila
7. Cara pengembangan kurikulum SKS
8. Penerapan kurikulum boarding school untuk peningkatan mutu sekolah
9. Menyusun kurikulum blended learning bersubtitusi
10. Menyusun Evaluasi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)
11. Mengembangkan evaluasi berbasis TPCK
12. Membuat evaluasi HOT
13. Mengenal konsep dasar Heutagigy dan Shalom dalam pembelajaran
14. Menerapkan konsep dara pendekatan Heutagogy dalam pembelajaran
15. Menerapkan konsep dasar pendekatan Shalom dalam pendidikan agama
Item Penilaian
1. CPMK 1 : 20 %
2. CPMK 2 : 20 %
3. CPMK 3 : 20 %
4. CPMK 4 : 20 %
5. CPMK 5 : 20 %


