
Deskripsi
Filsafat Islam adalah cabang filsafat yang berkaitan
dengan pemikiran dan doktrin-doktrin dalam agama Islam. Filsafat Islam mengkaji
dan menjelaskan konsep-konsep teologis, etika, metafisika, dan epistemologi
dalam Islam. Kemuhammadiyahan merupakan gerakan reformis Islam yang didirikan oleh Ahmad Dahlan di
Yogyakarta, Indonesia pada tahun 1912. Gerakan ini berbasis semangat pembaruan
dalam Islam, dengan penekanan pada pendidikan, kesehatan, pengembangan pribadi,
dan pengabdian sosial. Kemuhammadiyahan menyatukan ajaran agama dengan ilmu
pengetahuan dan mempromosikan pemikiran yang terbuka dan toleran.
Capaian Pembelajaran
- Mendeskripsikan, menganalisis, dan menyajikan hasil evaluasi pengertian filsafat Islam
- Mendeskripsikan, menganalisis, dan menyajikan hasil evaluasi pemikiran tajdid, nash (teks), serta penafsiran nash
- Mendeskripsikan, menganalisis, dan menyajikan hasil evaluasi pengertian harkat dan martabat kemanusiaan, keterlibatan sain, dan ilmu-ilmu humaniora
- Mendeskripsikan, menganalisis, dan menyajikan hasil evaluasi pengertian ijtihad Keilmuan Kontemporer, fikih Perempuan, dan inter-cultural dan inter-faith dialog
- Mendeskripsikan, menganalisis, dan menyajikan hasil evaluasi pengertian fikih dan dakwah sosial, fikih dan Dakwah Universal, ikih dan dakwah kewargaan, dan pendidikan profetik
Yang Kamu Pelajari
1) Hakikat filsafat Islam; Filsafat Islam kontemporer: 2) filsafat sosial, fiqih sosial, dan dakwah sosial; 3) gerakan tajdid; 4) hubungan antara nash (text) dan penafsiran terhadap nash (text); 5) adagium “al-Nusus mutanahiyah wa al-waqa’i’ ghairu mutanahiyah” (Nash atau teks itu terbatas sedangkan peristiwa-peristiwa sejarah kemanusiaan tidaklah terbatas); 6) Perbedaan antara wahyu dengan pemahaman terhadap wahyu; 7) Harkat dan martabat kemanusiaan (al-karamah al-insaniyyah); 8) KETERLIBATAN SAIN( fisika, kimia, biologi dll) dan ILMU-ILMU SOSIAL (SOSIOLOGI,ANTROPOLOGI,PSIKOLOGI, SEJARAH, dll), dan ILMU-ILMU HUMANIORA; 9) Ijtihad Keilmuan Kontemporer; 10) Fikih Perempuan (Fiqh al-nisa’ al-mu’asir); 11) Inter-cultural dan inter-faith dialog (al-hiwar; al-ta’ayus al-silmy); 12) Fikih dan Dakwah Sosial; 13) Fikih dan Dakwah Universal; 14) Fikih dan dakwah kewargaan; 15) PENDIDIKAN PROFETIK:upaya mengembalikan ruh pendidikan yang sesungguhnya.
;
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
-


