
Deskripsi
Dalam dunia rekayasa (engineering), setiap disiplin ilmu teknik memiliki dasar keilmuan yang saling berkaitan dan tidak berdiri sendiri. Arsitektur sebagai bagian dari dunia teknik juga berinteraksi erat dengan disiplin lain seperti teknik sipil, teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, dan teknik industri. Oleh karena itu, seorang arsitek tidak hanya dituntut memiliki pemahaman mendalam terhadap bidangnya sendiri, tetapi juga harus mampu berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan para profesional dari berbagai disiplin teknik.
Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan dalam bekerja secara kolaboratif dalam konteks tim multidisiplin. Mahasiswa akan belajar bagaimana mengintegrasikan berbagai perspektif dan keahlian lintas disiplin dalam proses perancangan, implementasi, dan pengelolaan proyek-proyek kompleks. Dalam konteks tersebut, arsitek berperan sebagai koordinator sentral yang menjembatani komunikasi antar disiplin, memastikan keselarasan visi desain, efisiensi teknis, keselamatan, dan keberlanjutan proyek secara menyeluruh.
Selain aspek teknis, mata kuliah ini juga menekankan pengembangan soft skills, seperti kemampuan manajerial, kepemimpinan, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi dinamika proyek nyata. Melalui studi kasus, simulasi proyek, praktik kolaboratif, dan kerja tim lintas program studi, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi profesional yang lengkap: mulai dari identifikasi masalah, analisis teknis, perancangan kreatif, integrasi disiplin, hingga penyampaian hasil desain secara efektif baik lisan maupun tertulis.
Mata kuliah ini bertujuan menghasilkan lulusan arsitektur yang tidak hanya unggul dalam keahlian desain, tetapi juga mampu berfungsi secara efektif dalam tim multidisiplin, berperan sebagai penghubung antara disiplin teknik yang berbeda, serta memastikan keberhasilan proyek secara komprehensif dan berkelanjutan.
Capaian Pembelajaran
- Mampu berperan dalam kelompok multidisiplin
- Mampu merancang konsep perancangan untuk mengatasi problem nyata di industri
- Mampu berkomunikasi efektif, baik lisan maupun tertulis
Yang Kamu Pelajari
Materi Pembelajaran Berdasarkan CPMK
& Sub-CPMK
Pertemuan 1–2: Dasar Kolaborasi
Multidisiplin (CPMK 1)
- Definisi
kerja tim dan kerjasama multidisiplin
- Organisasi
tim, pembagian peran, dan koordinasi antar disiplin
- Metode
berpikir kritis dan pemecahan masalah kolaboratif
- Simulasi
komunikasi efektif antar disiplin
Pertemuan 3–5: Investigasi Masalah
& Analisis Tapak (CPMK 2, Sub-CPMK 2.1 & 2.2)
- Teknik
identifikasi isu nyata proyek
- Analisis
tapak dan regulasi
- Pengumpulan
dan penyusunan basis data perancangan
- Studi
literatur, benchmarking, dan analisis kasus
Pertemuan 6–7: Konsep Perancangan Awal
& Sistem Bangunan (CPMK 2, Sub-CPMK 2.3 & 2.4)
- Perumusan
konsep desain awal
- Integrasi
sistem bangunan, keselamatan, dan efisiensi energi
- Prinsip
keberlanjutan dalam desain arsitektur
- Diskusi
dan bimbingan kelompok
Pertemuan 8: UTS – Presentasi Konsep
Desain Awal
- Penilaian
teori dan konsep desain awal (Sub-CPMK 2.1–2.3)
- Rubrik
Penilaian UTS: identifikasi masalah, basis data, perumusan konsep,
integrasi keberlanjutan, komunikasi desain
Pertemuan 9–12: Pengembangan
Alternatif Solusi & Integrasi Budaya (CPMK 2, Sub-CPMK 2.5 & 2.6)
- Eksplorasi
alternatif desain aplikatif
- Integrasi
teori, budaya lokal, dan konteks sosial
- Pengembangan
model dan media visualisasi desain
- Diskusi
kritis dan review antar kelompok
Pertemuan 13–15: Komunikasi Desain
& Persiapan UAS (CPMK 3, Sub-CPMK 3.1 & 3.2)
- Penyajian
gagasan desain melalui gambar arsitektur
- Teknik
presentasi lisan, argumentasi, dan pertahanan desain
- Penyusunan
laporan proyek akhir dan makalah desain
- Simulasi
presentasi profesional
Pertemuan 16: UAS – Presentasi Desain
Akhir Proyek
- Penilaian
komprehensif proyek desain (CPMK 1–3)
- Rubrik
Penilaian UAS: kolaborasi tim, identifikasi masalah, konsep &
integrasi, alternatif solusi, komunikasi visual & teknis, presentasi
lisan
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Tidak ada prasyarat
Item Penilaian
Komponen Penilaian & Bobot
-
Tugas & Partisipasi Tim – 20%
Indikator: Aktif diskusi, kontribusi lintas disiplin, tepat waktu. -
Konsep & Desain Awal (UTS) – 20%
Indikator: Identifikasi masalah, analisis tapak & regulasi, konsep desain awal. -
Pengembangan Alternatif & Integrasi – 20%
Indikator: Kreativitas, integrasi teori & budaya, analisis teknis. -
Komunikasi Desain & Presentasi (UAS) – 30%
Indikator: Penyajian gagasan melalui gambar/visual, presentasi lisan, menjawab pertanyaan. -
Kehadiran & Partisipasi Kelas – 10%
Indikator: Kehadiran ≥ 75%, aktif berkontribusi.


