
Deskripsi
Mata
kuliah ini membahas pengaruh fenomena alam yang secara langsung memengaruhi
desain fisik bangunan arsitektur, dengan fokus utama pada aspek pencahayaan dan
penghawaan. Pemahaman terhadap kondisi iklim dan lingkungan menjadi dasar
penting dalam merancang bangunan yang mendukung kenyamanan visual dan termal
bagi penggunanya. Mahasiswa akan mempelajari prinsip dan penerapan pencahayaan
alami dan buatan, serta penghawaan alami dan mekanis, baik dari segi teori
maupun aplikasinya dalam desain arsitektur. Penekanan diberikan pada integrasi
konsep-konsep fisika bangunan ke dalam perancangan interior ruang dan elemen
selubung bangunan (seperti atap dan dinding), dengan mengacu pada standar
teknis yang berlaku untuk kenyamanan ruang. Pencahayaan dan penghawaan
merupakan dasar penting dalam proses perancangan, konstruksi, dan pengoperasian
bangunan berperforma tinggi. Dalam mata kuliah ini, bahasan difokuskan pada dua
dari enam aspek utama fisika bangunan, yaitu kontrol pencahayaan dan kontrol
aliran udara, yang berperan penting dalam penciptaan kenyamanan termal dan
visual.
Perkuliahan
ini dilengkapi dengan kegiatan praktikum gabungan untuk pencahayaan (alami
dan buatan) serta penghawaan (alami dan mekanis) yang dilaksanakan
secara terintegrasi pada akhir pembahasan tiap kelompok materi. Praktikum dapat
dilakukan di Laboratorium Fisika Bangunan atau melalui simulasi perangkat lunak
seperti DIALux untuk pencahayaan dan Autodesk Ecotect untuk
penghawaan, guna memberikan pengalaman langsung dalam analisis dan perancangan
lingkungan ruang yang nyaman secara visual dan termal.
Capaian Pembelajaran
- 1. Mahasiswa mampu memahami sistem pengendalian lingkungan berkelanjutan dan manajemen energi, dengan menekankan prinsip serta implementasi pencahayaan dan penghawaan, baik alami maupun buatan. ( CPL PP.4, SPC 14)
- 2. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip berkelanjutan dalam perancangan, khususnya pada aspek pencahayaan dan penghawaan, baik alami maupun buatan. (CPL PP.4, SPC 14; CPL KK.2, SPC 20)
- 3. Mahasiswa mampu mengintegrasikan prinsip arsitektur Islam dalam perancangan, dengan memperhatikan pencahayaan dan penghawaan, baik alami maupun buatan. (CPL KK.2, SPC 21)
Yang Kamu Pelajari
CPMK 1 (Memahami
sistem pengendalian lingkungan berkelanjutan dan manajemen energi)
Bahan Kajian
- Prinsip dan karakteristik cahaya alami
dan buatan
- Karakteristik termal bangunan dan
kualitas udara dalam ruang
- Sistem pengendalian lingkungan
berkelanjutan
Materi Pembelajaran /
Pokok Bahasan
- Konsep dasar pencahayaan alami:
intensitas, arah, distribusi, dan kualitas cahaya.
- Jenis sumber cahaya buatan dan
karakteristiknya (lampu LED, CFL, dll.).
- Prinsip dasar termal bangunan: panas,
kelembaban, dan kenyamanan termal.
- Faktor yang memengaruhi kualitas udara
dalam ruang (ventilasi, polutan, sirkulasi udara).
- Sistem pengendalian lingkungan
berkelanjutan (ventilasi alami, sistem pasif, dan teknologi hemat energi).
CPMK 2 (Menerapkan
pendekatan berkelanjutan dalam desain arsitektur)
Bahan Kajian
- Penerapan rancangan pencahayaan alami dan
buatan
- Prinsip efisiensi energi dalam desain
arsitektur
Materi Pembelajaran /
Pokok Bahasan
- Strategi desain pencahayaan alami:
orientasi bangunan, bukaan, shading, reflektor cahaya.
- Perancangan pencahayaan buatan: tata
letak lampu, kebutuhan iluminasi sesuai ruang, simulasi pencahayaan
(DIALux/Relux).
- Prinsip green building dalam efisiensi
energi (SNI dan Greenship).
- Studi kasus penerapan efisiensi energi
pada bangunan.
- Simulasi desain penghawaan dengan bantuan software (misalnya Autodesk Ecotect)
CPMK 3 (Menerapkan prinsip arsitektur Islam dalam hasil rancangan)
Bahan Kajian
- Keterkaitan hukum Islam dengan
pencahayaan
- Keterkaitan hukum Islam dengan penghawaan
Materi Pembelajaran / Pokok Bahasan
- Konsep pencahayaan dalam perspektif Islam
(kebersihan, kesehatan, kenyamanan, dan simbol cahaya dalam Al-Qur’an).
- Prinsip pencahayaan dalam masjid dan
bangunan Islami (fungsi, estetika, spiritualitas).
- Prinsip penghawaan dalam perspektif Islam
(kesehatan, kesucian udara, dan kenyamanan ).
- Studi kasus masjid atau bangunan Islami
yang menerapkan prinsip pencahayaan dan penghawaan sesuai syariah.
Sehingga mahasiswa akan mendapatkan alur pembelajaran yang runut:
· Memahami dasar-dasarnya (CPMK 1),
· Menerapkan dalam desain (CPMK 2),
· Mengaitkan dengan prinsip arsitektur Islam (CPMK 3).
- Keterkaitan hukum Islam dengan
pencahayaan
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
tidak ada prasyaratnp-
Item Penilaian
Komponen Penilaian Mata Kuliah Pencahayaan dan Penghawaan
-
Kehadiran & Partisipasi Kelas
-
Observasi, diskusi, refleksi, keaktifan dalam perkuliahan
-
Bobot: 10%
-
-
Tugas Individu
-
Analisis cahaya, perhitungan kebutuhan iluminasi, tugas sketsa desain, laporan perhitungan termal & ventilasi
-
Bobot: 10%
-
-
Tugas/Proyek Kelompok
-
Diskusi literatur, presentasi studi kasus, laporan kelompok tentang strategi pencahayaan dan penghawaan
-
Bobot: 10%
-
-
Praktikum & Laporan Software (DIALux & Ecotect)
-
Laporan simulasi pencahayaan
-
Laporan simulasi penghawaan
-
Mini project integrasi pencahayaan–penghawaan
-
Bobot: 15%
-
-
Ujian Tengah Semester (UTS)
-
Evaluasi teori & aplikasi pencahayaan
-
Bobot: 25%
-
-
Ujian Akhir Semester (UAS)
-
Evaluasi teori & aplikasi penghawaan serta integrasi dengan desain
-
Bobot: 30%
-


