
Deskripsi
Mata kuliah praktek Pengolahan Limbah bertujuan memberikan pengetahuan definisi dan pengertian sumber dan jenis limbah, teknik dan metode pengolahan limbah, pemanfaatan limbah, mengenal jenis-jenis limbah serta memberikan pengalaman dan pelatihan kepada mahasiswa bagaimana mengolah limbah. Mahasiswa juga diharapkan untuk mampu melakukan pengolahan limbah sehingga memiliki nilai ekonomis melalui pembuatan, pengemasan hingga pemasaran pupuk yang telah diuji coba melalui tanaman uji. Tanaman uji yang dilakukan pengujian nya adalah cabe (Capsicum annum) dan tomat (Solanum lycopersicum). Penjelasan Ayat Al A'raf (ayat 56) yaitu Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akab dikabulkan). Implementasinya dalam pengolahan limbah adalah penerapan pengurangan sampah melalui Metode 3R yaitu Reduce, Reuse dan Recycle sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengerusakan di lingkungan. Kemudian penerapannya dalam kehidupan adalah melalui pengurangan produksi sampah dan pengolahan kembali sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang nantinya akan digunakan kembali untuk menjaga lingkungan. Hal ini sesuai dengan nilai - nilai Islami.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu mengenal jenis limbah dan dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan
- Mahasiswa mampu mengetahui bagaimana cara mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah dengan mengolah limbah menjadi lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.
- Mahasiswa mampu menjadikan limbah sebagai peluang berwirausaha dan mempresentasikan laporan hasil pembuatan serta hasil uji coba produk pengolahan limbah
- Mahasiswa Mampu melakukan aplikasi pupuk organik yang telah dibuat pada tanaman uji yaitu tanaman - tanaman pangan.
- Mahasiswa mampu memengaplikasikan pupuk organik yang telah dibuat kepada tanaman uji kemudian mendokumentasikan dan mencatat keberhasilan pupuk dalam membantu pertumbuhan tanaman uji. Hasil yang di dapat dianalisis lanjut untuk menjadi karya video dan jurnal sebagai luaran perkuliahan.
Yang Kamu Pelajari
1. Pengertian Pupuk Organik. Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari bahan alami seperti sisa tanaman, limbah organik, dan kotoran hewan yang mengalami proses dekomposisi. Pupuk ini kaya akan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman dan dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
2. Sumber Bahan Pupuk Organik. Limbah organik dari sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu sumber pupuk organik yang mudah ditemukan. Contoh bahan yang dapat digunakan antara lain:
a. Kulit pisang (kaya kalium)
b. Kulit jeruk dan apel (mengandung vitamin dan mineral)
c. Daun dan batang sayuran yang tidak terpakai
d. Ampas buah dari jus atau produksi makanan
3. Proses Pembuatan Pupuk Organik. Terdapat beberapa metode untuk mengolah limbah sayuran dan buah-buahan menjadi pupuk organik, di antaranya:
a. Pengomposan: Limbah organik dikumpulkan, dicacah, lalu dicampur dengan bahan kaya karbon (seperti serbuk gergaji atau daun kering) dan dibiarkan terurai secara alami oleh mikroorganisme.
b. Fermentasi Anaerob: Limbah dicampur dengan bahan fermentasi seperti EM4 (Effective Microorganisms), lalu disimpan dalam wadah tertutup hingga terdekomposisi.
c. Pembuatan Pupuk Cair: Limbah organik difermentasi dalam air dengan tambahan molase atau gula merah untuk menghasilkan pupuk cair kaya nutrisi.
4. Kandungan dan Manfaat
a. Pupuk organik dari limbah sayuran dan buah-buahan mengandung unsur hara penting seperti:
b. Nitrogen (N): Membantu pertumbuhan daun dan batang tanaman
c. Fosfor (P): Merangsang perkembangan akar dan pembentukan bunga
d. Kalium (K): Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit
e. Manfaat utama pupuk organik ini adalah:
f. Memperbaiki struktur dan kesuburan tanah
g. Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah
h. Mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia
i. Mengurangi limbah rumah tangga dan mendukung konsep zero waste
5. Penerapan dalam Pertanian dan Lingkungan. Pupuk organik dari limbah sayuran dan buah-buahan sangat cocok digunakan dalam pertanian organik, perkebunan rumah tangga, dan penghijauan lingkungan. Penggunaan pupuk ini mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi dampak negatif pencemaran tanah akibat pupuk sintetis.
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Item Penilaian
a. Partisipasi
b. Angket
c. Unjuk kerja
d. Observasi
e. Tes tertulis
f. UTS
g. UAS


