
Deskripsi
Mata kuliah Toksikologi Lingkungan membahas prinsip dasar toksikologi serta dampak zat-zat beracun terhadap lingkungan dan makhluk hidup. Materi mencakup jenis-jenis polutan, mekanisme toksisitas, bioakumulasi, biomagnifikasi, serta efek jangka pendek dan jangka panjang terhadap ekosistem. Selain itu, mahasiswa akan mempelajari metode analisis risiko lingkungan serta strategi mitigasi dan pengelolaan pencemaran. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami dan menganalisis dampak toksik berbagai bahan kimia terhadap lingkungan serta merumuskan solusi berbasis ilmu toksikologi untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu definisi toksikologi,macam - macam zat racun dan kandungannya.
- Mahasiswa mampu memahami efek toksisitas, esensial toksikologi, dan dosis racun.
- Mahasiswa mampu merancang uji toksisitas bagi hewan uji dan dampak fisiologi dan lingkungan.
- Mahasiswa memahami pencemaran lingkungan (udara/tanah/air) akibat zat beracun, alur dan media kontak dan efek bagi manusia.
- Mahasiswa memahami metode pengukuran dan penanggulangan toksikokinetik dan toksodinamik zat toksik.
Yang Kamu Pelajari
Outline Mata Kuliah Toksikologi Lingkungan
1. Pendahuluan Toksikologi Lingkungan
- Definisi dan ruang lingkup toksikologi lingkungan
- Sejarah perkembangan toksikologi dan relevansinya terhadap lingkungan
- Hubungan antara toksikologi dan ekologi
2. Sumber dan Jenis Bahan Beracun di Lingkungan
- Polutan organik dan anorganik
- Logam berat, pestisida, dan senyawa organik persisten (POPs)
- Sumber pencemaran dari industri, pertanian, dan rumah tangga
3. Mekanisme Toksisitas dan Jalur Paparan
- Absorpsi, distribusi, metabolisme, dan ekskresi zat toksik (ADME)
- Jalur masuk zat toksik ke dalam tubuh (inhalasi, ingesti, kontak kulit)
- Faktor yang mempengaruhi toksisitas suatu zat
4. Bioakumulasi dan Biomagnifikasi
- Konsep bioakumulasi dalam organisme
- Proses biomagnifikasi dalam rantai makanan
- Dampak akumulasi toksikan terhadap kesehatan manusia dan ekosistem
5. Efek Toksik pada Organisme dan Ekosistem
- Efek akut dan kronis toksikan pada makhluk hidup
- Efek subletal dan perubahan fisiologis akibat paparan toksikan
- Gangguan pada populasi dan komunitas ekologi akibat toksikan
6. Metode Uji Toksisitas dan Penilaian Risiko
- Pengujian toksisitas akut, subkronis, dan kronis
- Bioindikator dan uji biologi dalam analisis toksisitas lingkungan
- Penilaian risiko ekotoksikologi terhadap pencemaran lingkungan
7. Toksikologi Air dan Pencemaran Perairan
- Sumber dan dampak polutan dalam ekosistem perairan
- Toksisitas logam berat, deterjen, dan limbah industri terhadap organisme akuatik
- Bioremediasi dalam mitigasi pencemaran air
8. Toksikologi Tanah dan Dampaknya terhadap Keanekaragaman Hayati
- Kontaminasi tanah oleh pestisida, limbah industri, dan bahan kimia pertanian
- Efek toksikan terhadap mikroorganisme tanah dan kesuburan tanah
- Teknik remediasi tanah yang tercemar
9. Toksikologi Udara dan Dampak Pencemaran Atmosfer
- Polutan udara utama (CO, NOx, SOx, PM, VOCs) dan sumbernya
- Efek toksik pencemaran udara terhadap kesehatan manusia dan ekosistem
- Strategi mitigasi pencemaran udara dan regulasi lingkungan
10. Gangguan Endokrin dan Efek Toksik pada Kesehatan Manusia
- Zat-zat pengganggu endokrin (EDCs) dalam lingkungan
- Efek hormon sintetis dan bahan kimia terhadap sistem reproduksi dan perkembangan
- Studi kasus gangguan kesehatan akibat toksikan lingkungan
11. Kebijakan dan Regulasi Toksikologi Lingkungan
- Regulasi nasional dan internasional terkait bahan beracun dan berbahaya (B3)
- Konvensi Stockholm, Basel, dan Rotterdam dalam pengendalian polutan
- Peran pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan bahan toksik
12. Studi Kasus dan Strategi Pengelolaan Toksikan di Lingkungan
- Analisis studi kasus pencemaran lingkungan akibat bahan toksik
- Pendekatan berbasis ekotoksikologi dalam mitigasi pencemaran
- Teknologi hijau dan solusi berbasis bioteknologi dalam pengurangan dampak toksikan
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Item Penilaian
1. Partisipatif.
2. Angket.
3. Observasi.
4. Unjuk kerja
5. Ujian tertulis


