
Deskripsi
Mata kuliah Islam dan IPTEKS merupakan mata
kuliah wajib yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Surakarta. Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman
komprehensif mengenai integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan dan
teknologi (IPTEKS), khususnya dalam bidang kesehatan dan kefarmasian.
Arsitektur integrasi
ini diwujudkan melalui penerapan prinsip-prinsip keislaman dalam perencanaan
dan praktik, baik pada tingkat makro (pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi secara umum) maupun tingkat mikro (penerapannya dalam profesi dan
bidang keilmuan masing-masing). Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu
mengembangkan pemikiran kritis, etis, dan islami dalam menghadapi perkembangan
IPTEKS yang semakin kompleks.
Materi perkuliahan
meliputi: Akal,
Wahyu, dan Sunnatullah; konsep ilmu pengetahuan; epistemologi Islam; urgensi
penguasaan IPTEKS bagi umat Islam; etos dan kode etik keilmuan dalam Islam;
etika tenaga medis Muslim; etika dokter Muslim; karakter tenaga kesehatan
(NA-KES) Muslim; komunikasi dokter Muslim; pandangan Islam tentang stem cell;
tinjauan Islam terhadap penggunaan bahan haram dalam bidang kesehatan dan
farmasi; tibbun nabawi; serta prinsip Islam tentang cloning dan stem cell.
Melalui
pembelajaran ini, mahasiswa akan diarahkan untuk memahami keterkaitan antara
nilai-nilai Islam dan pengembangan IPTEKS, sehingga mampu menjadi tenaga
kesehatan dan farmasis Muslim yang profesional, berkarakter islami, serta mampu
mengintegrasikan keilmuan dengan nilai-nilai keagamaan dalam praktik
keprofesiannya.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa dapat menjelaskan sumber ilmu, konsep ilmu, dan unrgensi ilmu pengetahuan bagi manusia, kedudukan dan fungsi 'aql, wahyu, dan sunnatullah (hukum alam) dalam ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam, aql, wahyu, dan sunnatullah (hukum alam) dalam perspektif tujuan penciptaan manusia.
- Mahasiswa dapat menjelaskan konsep ontologi dan epistemogi, dan konsep ilmu dalam perspektif Islam
- Mahasiswa dapat menjelaskan urgensi penguasaan ilmu dan etos dan kode etik keilmuan dalam Islam
- Mahasiswa mampu menjelaskan etika tenaga medis, etika dan komunikasi dokter Muslim, serta karakter tenaga kesehatan (NAKES) Muslim
- Mahasiswa dapat menjelaskan tentang penggunan bahan haram untuk obat-obatan, tibbun nabawi, dan cloning dan stem sel dalam pandangan Islam.
Yang Kamu Pelajari
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Sertifikat BTA
Item Penilaian
Komponen
penilaian
1. Presensi = 5%
2. Tugas dan presentasi = 25%
3. Nilai Ujian Tengah Semester (T) = 35%
4. Nilai Ujian Akhir Semester (A)
= 35%
NF = total persentase dari 1+2+3+4
Penilaian mutlak :
Lebih dari 80 : A
75 s/d <80 : AB
70 s/d <75 : B
65 s/d 70 : BC
55 s/d <65 : C
40 s/d <55 : D
0 s/d < 40 : E


