Deskripsi
Capaian Pembelajaran
Yang Kamu Pelajari
Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya
Item Penilaian

Deskripsi

Mata kuliah Formulasi Teknologi Sediaan Obat Alam membahas prinsip dan penerapan ilmu farmasetika dalam pengembangan sediaan farmasi berbasis bahan alam, meliputi simplisia, ekstrak, dan fraksi bahan alam yang berasal dari tanaman obat, hewan, maupun mineral. Mata kuliah ini menekankan keterkaitan antara karakteristik fisikokimia bahan alam dengan pemilihan bentuk sediaan, eksipien, serta teknologi formulasi yang tepat untuk menjamin mutu, keamanan, dan stabilitas produk.

Pokok bahasan meliputi pengenalan bahan baku obat alam, standarisasi bahan alam, metode ekstraksi dan pengolahan bahan aktif, serta formulasi berbagai bentuk sediaan tradisional dan modern, seperti serbuk, kapsul, tablet herbal, sediaan cair, dan sediaan semisolid berbasis bahan alam. Selain itu, dibahas pula aspek evaluasi mutu sediaan, stabilitas, serta dasar regulasi dan tren pengembangan sediaan obat alam di industri farmasi.

Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar formulasi sediaan obat alam, mengaplikasikan prinsip teknologi farmasi dalam merancang sediaan obat alam yang rasional, serta memiliki keterampilan awal dalam pengembangan produk obat alam yang berbasis ilmiah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat


Capaian Pembelajaran

  • Mampu menjelaskan keunikan falsafah dan konsep formulasi sediaan obat tradisional
  • Mampu menjelaskan penyiapan granul bahan baku utama
  • Mampu menjelaskan cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB)
  • Mampu menjelaskan persyaratan teknis CPOTB
  • Registrasi CPOTB dan registrasi produk obat tradisional

Yang Kamu Pelajari

.Pertemuan ke-:
  1. Kontrak belajar, urgensi konsep komplementer dalam formulasi OT, elemen-elemen dalam formulasi efek komplementer.
  2. Komponen bahan aktif utama dan pendukung khasiat, standarisasi homogenitas antar batch. 
  3. Potensi eksipien cerdas untuk membantu efek bahan aktif, bahan korigen dan pengestetika sediaan.
  4. Pengertian negative list dan progresivitas regulasi, kualitas dan ambang batas bahan.
  5. Persyaratan penyimpanan granul, mixing granul dan control kualitas campuran, packaging sediaan.                                             
  6. Formulasi dan kontrol kualitas premix.   
  7. Natural Materials and Nanotechnology: Introduction and basic concepts, types of nanotechnology-based pharmaceutical preparations: SLN, NLC, liposomes, niosomes, etc., sources of natural materials for nano-pharmaceutical preparations, case studies and applications.

  8. Natural Materials and Nanotechnology: Formulation of nano-drugs based on natural materials, characterization of nano preparations, safety and regulation of nano preparations from natural materials, discussion and case study.

  9. CPOTB: Pendahuluan dan pengertian CPOTB, konsep jaminan mutu dan manajemen mutu, gambaran struktur organisasi sesuai CPOTB, jenis-jenis produk yang dapat diproduksi dan tercover oleh regulasi CPOTB.

  10. CPOTB: Pendahuluan dan pengertian CPOTB, konsep jaminan mutu dan manajemen mutu, gambaran struktur organisasi sesuai CPOTB, jenis-jenis produk yang dapat diproduksi dan tercover oleh regulasi CPOTB.

  11. Aspek CPOTB: Personalia, kualifikasi dan kompetensi, hygiene personal dan pelatihan.

  12. Aspek CPOTB: Kriteria bangunan dan sanitasi, mesin dan peralatan, alur proses, bahan, dan orang, layout produksi, sistem HVAC beserta monitoring kualitasnya.

  13. Aspek CPOTB: Kriteria bangunan dan sanitasi, mesin dan peralatan, alur proses, bahan, dan orang, layout produksi, sistem HVAC beserta monitoring kualitasnya.                

  14. Aspek CPOTB: Dokumentasi kritis produksi, kebijakan pengembangan bahan baku-IEBA/produk IOT, alur proses registrasi IOT.

Prasyarat Pengetahuan Sebelumnya

Formulasi dan Teknologi Sediaan Solid

Item Penilaian

Komponen penilaian:

a. Penugasan (T) --> 20%. Berupa kuis, hasil dari penugasan information search, reading guide,tugas dan aktif dalam pembelajaran e-learning (Spada).

b. UTS (MCQ dan/atau essay test) (UTS) --> 40%. Berupa tes tertulis. Materi diambil dari perkuliahan yang telah diberikan sampai sebelum UTS (7 pertemuan).

c. UAS (MCQ dan/atau essay test) (UAS) --> 40%. Berupa tes tertulis. Materi diambil dari materi perkuliahan setelah UTS (7 pertemuan).