
Deskripsi
Fisioterapi Geriatri terdiri dari 2 SKS dimana 21 sks adalah teori dan 1 sks adalah praktikum di laboratorium. Fisioterapi Geriatri adalah mata kuliah yang mengkaji penyakit pada lanjut usia yang berusia di atas 60 tahun. Dimana penyakit tersebut mengakibatkan gangguan, keterbatasan fungsi dan ketidakmampuan. Mahasiswa fisioterapi diharapkan dapat memahami proses penuaan, berbagai penyakit pada lansia serta dapat melakukan proses fisioterapi pada penyakit-penyakit lansia tersebut. Diantaranya dalam proses pemeriksaan, menganalisa, memberikan treatment, mengevaluasi dan edukasi kepada pasien sehingga dapat mengurangi resiko problematik yang mungkin akan berkembang dari suatu penyakit di fase lansia.
Capaian Pembelajaran
- Mahasiswa mampu memahami dan mendemonstrasikan konsep AIK dasar fisioterapi geriatri, post operasi dan konservatif terapi pada PPOK, dan gangguan vestibular
- Mahasiswa mampu mengetahui dan mendemonstrasikan proses fisioterapi pada LBP, OA genu, Total Knee Replacement, dan fraktur
- Mahasiswa mampu mengetahui dan mendemonstrasikan proses fisioterapi pada kasus post operasi, imobilisasi, instability dan parkinson
- Mahasiswa mampu menjelaskan dan mendemonstrasikan proses fisioterapi pada dimensia dan incontinentia urin
- Mahasiswa mampu menjelaskan dan mendemonstrasikan proses fisioterapi pada kompilaksi diabetus militus dan komplikasi hipertensi pada lansia
Yang Kamu Pelajari
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep AIK dan dasar fisioterapi geriatri
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan konsep AIK dalam konsep dasar penuaan dan teori penuaan
Mahasiswa mampu melakukan analisis fisioterapi geriatri pada perubahan sistem dan aspek bio psikologi sosial dan religius
Mahasiswa mampu melakukan analisis fisioterapi geriatri pada aspek bio psikologi sosial dan religius
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus post operasi dan konservatif terapi pada PPOK
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus gangguan sistem vestibular (BPPV, Meisners, vertigo dll)
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus low back pain dengan berbagai macam penyebab LBP
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus OA genu
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus Total Knee Replacement
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus fraktur atau patah tulang
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus post operasi dan konservatif terapi pada Immobilisasi
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus instability
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus parkinson
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus dimensia
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada kasus incontinentia urin
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada lansia dengan komplikasi diabetes mellitus
Mahasiswa mampu melakukan proses fisioterapi pada lansia dengan komplikasi hipertensi
Item Penilaian
Kehadiran : 5%
Ujian Tengah Semester : 30%
Ujian Akhir Semester : 40%
Tugas Laporan Praktikum : 10 %
Tugas Diary Exercise : 15%


